Tidak Masuk Database Pegawai Non ASN, Ratusan Pegawai Honor dan TKS Mengadu ke DPRD

oleh -

Wartawan Sergio
Editor Iyus Firdaus

Ratusan pegawai honor, dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengadu nasib mereka yang tidak masuk ke dalam database pegawai non ASN ke DPRD Kota Sukabumi.

Pendataan pegawai non ASN saat ini sedang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM), kedepannya untuk penaikan status kerja para pegawai non ASN, yang nantinya bisa menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) atau Outsourcing.

“Kemarin, saya menerima keluhan dari
mereka tentang belumnya dimasukan kedalam database untuk penaikan statusnya,”kata salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo kepada wartawan, Selasa (4/10/2022).

Menurut Faisal, Pemkot Sukabumi melalui BKPSDM harus segera menindaklanjuti keluhan dari para pegawai honorer tersebut, pasalnya apabila dibiarkan akan menimbulkan gejolak yang tidak baik. Faisal juga mengatakan, DPRD tidak berpangku tangan. Artinya, sudah berusaha dan berupaya agar permasalahan tersebut bisa teratasi.

Bahkan Faisal dan anggota DPRD lainnya sudah mempertanyakan hal tersebut ke BKPSDM, saat pembahasan rancangan perubahan APBD tahun 2022. Berdasarkan keterangan, kata Faisal, BKPSDM memberikan jaminan terkait para pegawai honorer semuanya akan di akomodir dengan catatan mereka telah mengabdikan diri terhitung sejak 31 Desember tahun 2021 kebelakang kepada Pemkot Sukabumi.

“Sudah kami pertanyaan hal ini ke BKPSDM, mereka menjalin semua tenaga honorer yang non ASN akan di akomodir datanya untuk diserahkan ke pemerintah pusat,”beber Faisal.

Fraksi PAN tersebut berharap jaminan
yang dikeluarkan oleh BKPSDM benar-benar menjadi solusi bagi mereka yang belum terdata hingga saat ini. Meskipun dalam pendatanya ada keterlambatan.

“Saya berharap apa yang pernah diutarakan oleh BKPSDM benar – benar bisa menjadi kenyataan memasukan semua tenaga honorer sesuai aturan masuk dalam database,”ungkapnya.