DPUTR Kota Sukabumi Bangun 300 Unit RTLH dari Program BSRS Pra-Sejahtera

oleh -

Wartawan Ronald Alexsander
Editor Abil

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, membangun sekitar 300 unit rumah tidak layak huni (RTLH) terintegrasi dari bantuan stimulasi rumah swadaya (BSRS) pra sejahtera. Demikian disampaikan Fungsional Tata Bangunan dan Perumahaan DPUTR Kota Sukabumi, Yusup Chaery. SH. MH.

“Program tersebut, berupa pembagunan perumahan bantuan stimulasi rumah swadaya (BSRS) pra sejahtera. Seluruhnya, terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).yang letaknya berada kawasan kumuh, kata Yusup, Senin (03/10/2022).

Dia menambahkan, anggaran program tersebut, bersumber dari APBN dan APBD Tingkat II Kota Sukabumi. Dana tersebut, dialokasikan untuk pembagunan 300 unit rumah.

Besaran anggaran yang diterima oleh calon penerima manfaat sebesar Rp35 juta per unit. Dari jumlah itu, Rp30 juta diterima dalam bentuk bahan material dan Rp5 juta untuk upah kerja. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang kota Sukabumi.

“Dilaksanakan dalam dua tahap kegiatan. Tahap ke satu sebanyak 130 unit. Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan pembangunan mencapai 30 persen yang berada di delapan kelurahan.

Bantuan tersebar di kelurahan Dayeuh luhur 20 unit, Kelurahan Sukakarya 15 unit, Kelurahan Karangtengah 15 unit, kelurahan Gedongpanjang 15 unit, Kelurahan Kebonjati 15 unit, Kelurahan Sindangpalay 15 unit, Kelurahan Baros 15 unit, Kelurahan Sindangsari 15 unit.

Untuk tahap kedua jelasnya, akan di laksanakan 170 unit, yang tersebar di sepuluh kelurahan yaitu, Kelurahan Benteng 20 unit, Kelurahan Tipar 15 unit, Kelurahan Karamat 20 unit, Kelurahan Nanggeleng 15 unit, Kelurahan Babakan 15 unit, Kelurahan Situmekar 20 unit, Kelurahan Cikundul 20 unit, Kelurahan Selabatu 15 unit, Kelurahan Sriwedari 15 unit, dan Kelurahan Subangjaya 15 unit,” terangnya.

Pelaksanaan kegiatan akan berakhir 21 November, untuk penyerapan anggaran kegiatan di maksud. Sedangkan progres seratus persen di harapkan akhir bulan Desember program segera rampung.

Harapan Pemkot Sukabumi kata dia, dengan terbangun nya pembangunan baru rumah tidak layak huni (RTLH), di 18 kelurahan, akan mengurangi beban masyarakat kecil, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat untuk memiliki rumah yang aman, nyaman, bersih dan sehat.

“Semoga semuanya bisa berjalan lancar dan bermanfaat untuk masyarakat semuanya. Serta dapat mengurangi jumlah rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni di kota Sukabumi yang tersebar di tiga 33 kelurahan,” ujarnya.