Dongkrak Kapasitas Perangkat Desa, Wabup: Tingkatkan Mutu Pelayanan!

oleh -

Wartawan Sergio
Editor Abil

Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, terus mendorong para perangkat desa untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan manajerial serta mutu pelayanan terhadap masyarakat.

“Kita harus memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Semua itu untuk kepuasan masyarakat. Sebab, masyarakat harus puas atas layanan kita,” kata Iyos, saat memberikan pengarahan kepada sejumlah perangkat desa se-Kecamatan Cikembar, di Bumi Mandiri Center, Kadudampit, Jumat (23/9/2022).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, sebanyak 55 perangkat desa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari delapan desa yang berada di Kecamatan Cikembar. Kegiatan tersebut, akan dilaksanakan selama dua hari, 23-24 September 2022. Pemateri berasal dari DPMD Kabupaten Sukabumi.

Disamping itu, visi-misi desa harus berkesinambungan dengan pemerintah daerah. Sebab implementasi segala kegiatan pemerintah daerah, akhirnya bermuara di tingkat desa.
“Visi-misi desa harus nyambung dengan pemda. Sebab, desa yang akan mengimplementasikan segala kegiatan pemda,” ucapnya.

Apalagi, desa merupakan ujung tombak dari pemerintah. Semua program dan citra pemerintah, bermuara di desa. “Tujuan akhir dari semua itu, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Berkaitan dengan peningkatan kapasitas perangkat desa, menurutnya hal yang baik dan harus terus dilakukan. Hal itu untuk memperluas ilmu dan wawasan perangkat desa.

“Lewat kegiatan seperti ini, bisa meningkatkan ilmu dan wawasan. Baik secara menyeluruh ataupun antar desa. Sehingga, antar desa bisa saling melengkapi dan berbagi tips dalam pengelolaan pemerintahan di wilayahnya,” terangnya.

Ditemui di tempat yang sama, Camat Cikembar Tamtam Alamsyah mengatakan, kegiatan ini pun sengaja dilakukan untuk mempererat silaturahmi. Hal itu sekaligus bertukar pikiran antara perangkat desa di wilayah Kecamatan Cikembar. “Lewat kegiatan ini, setiap perangkat desa bisa saling bertukar informasi. Sehingga, akan banyak pembendaharaan dalam mengelola desa,” tandasnya.