Fahmi Menyebut Regsosek Hadirkan Data Akurat dan Terintegrasi

oleh -

Wartawan Sergio
Editor Abil

Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyebut, Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), akan menghadirkan data yang akurat dan terintegrasi. Bukan hanya untuk bantuan saja tapi berhubungan dengan kondisi sosial dan ekonomi. Kegiatan itu mengusung tema ‘Mencatat untuk Membangun Negeri’.

Hal itu disampaikan Fahmi, usai menggelar rapat koordinasi Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi di Balcony Hotel Sukabumi, Kamis (22/9/2022).

“Satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat ini diharapkan, melahirkan data sosial ekonomi yang akurat dan terintegrasi,” kata Fahmi.

Memahami bersama ada dinamika dalam menghadapi masalah di masyarakat, tambahnya. Misalnya dalam pandemi Covid-19 berbagai dukungan bantuan digulirkan pemerintah baik pusat, provinsi dan kota kepada masyarakat terdampak.

Di mana, ada pertanyaan apakah tepat sasaran. Dinamika kembali ketika harga BBM naik, pemerintah akan memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai salah satu cara menghadapi dampak kebijakan.

Oleh sebab itu kata dia, program Regsosek yang dilakukan BPS dengan berkolaborasi dengan pemerintah akan menuntaskan sebaik-baiknya masalah data. Tujuan Regsosek pertama ingin ada perubahan data yang akurat kebenaran dan terintegrasi.

Saat ini Kota Sukabumi, memiliki Data BNBA by name by address dan harus tervalidasi. Berharap dengan Regsosek data semakin akurat dan semakin terintegrasi data yang ada.

Lebih lanjut Fahmi mengatakan, jumlah penduduk Kota Sukabumi sebanyak 350 ribu dan data perlu disinkronkan dengan Disdukcapil. Intinya, data sangat penting sebab tanpa data akan memutuskan menjadi tidak benar, apalagi jika tidak memiliki data.

Itulah sebabnya kata Fahmi, berikan publikasi Regsosek sampaikan kepada masyarakat dalam pengajian dan media sosial seperti WA grup. Rencananya kegiatan Regsosek digelar pada 15 Oktober hingga 14 November 2022.

Aparatur wilayah lanjut Fahmi mengawal dan membantu pengamanan petugas di lapangan misalnya yang sulit dijangkau. Yakinkan ketika data teintegrasi, sehingga mudah melakukan pembangunan berbasis wilayah

Kepala BPS Kota Sukabumi, Urip Sugeng Santoso, menerangkan, pendataan awal Regsosesk tahun 2022 merupakan upaya reformasi data perlindungan sosial yang bertujuan menghasilkan basis data sosial ekonomi akurat dan terintegrasi. ”Jadi mendata seluruh penduduk Sukabumi berdasarkan pendekatan Keluarga atau rumah tangga,” jelasya.

Data awal Regsosek perlu dilakukan kolaborasi dan sinergis dengan OPD terkait dan instansi terkait. Oleh karenanya BPS menggelar rakor ini. Pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.

Pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.

Pada momen tersebut selain dihadiri Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Kepala BPS Kota Sukabumi Urip Sugeng Santoso juga turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, dan Kodim 0607 Kota Sukabumi.