Humas PN Kota Sukabumi: Untuk Memantau Perkara. Cukup Buka SIPP!

oleh -

Wartawan Ronald Alexsander
Editor Abil

Humas dan Panitera Muda Pidana di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, Tatang Mahmud SH, menjelaskan, untuk memantau sebuah perkara hukum di Pengadilan Negeri Kota Sukabumi, cukup mengecek sistem informasi penelusuran perkara (SIPP). Hal itu disampaikan Tatang, di Kantor PN Kota Sukabumi, Kamis (22/9/2022).

Termasuk saat ingin mengetahui persoalan hukum lanjutan bagi terdakwa pelaku kasus penistaan agama yang menginjak Alquran
di kota Sukabumi berinisial Cep D (25) dan SL (24). Keduanya dijerat dengan Undangan-undang Informasi dan Transaksi elektronik (UU ITE),.dengan ancaman hukuman empat tahun empat bulan.

“Jadi terkait dengan perkara, tidak perlu datang lagi ke sini, di tuntut berapa -berapanya ada semua di SIPP Kota Sukabumi. Jadi data dari mulai tuntutannya berapa tahun itu ada terkait penistaan agama yang menginjak Alquran. Sehingga dampaknya terhadap masyarakat umum resah apalagi menyangkut penistaan agama berat rasanya,” kata Tatang kepada pelitasukabumi.com.

Lanjut dia, pelaku yang berinisial cep D bin ujang Supriatna, meyakinkan bersalah turut serta melakukan dengan sengaja dan menyebarkan informasi yang di tunjuk untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu ujaran kebencian sebagai mana masuk kategori (UU ITE), Hukuman sudah di vonis empat tahun empat bulan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, serta atau kelompok masyarakat tertentu, berdasarkan suku, agama dan ras antar golongan atau SARA dan atau melakukan penistaan agama. Itu masuk tindak pidana sebagaimana dibunyikan pasal 28 UU ITE kumulatif dan pasal 156 (A) KUHP junto pasal 55 serta denda Rp100 juta subsider empat bulan kurungan.