P3DW Kota Sukabumi Raup Pendapatan Lebih Saat Tunggakan PKB Dihapuskan

oleh -

Wartawan Agus Setiawan
Editor Abil

Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, meraup banyak pendapatan saat diberlakukannya penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor (PKB). Jika sebelumnya pendapatan per
hari cuma Rp300 juta, sekarang naik lebih dari 100 persen yakni mencapai Rp700 hingga Rp800 juta per harinya.

“Alhamdulillah, saat ini pendapatan PKB bisa mencapai Rp700 hingga Rp800 juta per hari. Padahal, sebelum adanya program tersebut paling banyak hanya diangka Rp300 juta per harinya,” kata Kepala P3DW Kota Sukabumi, Iwan Juanda kepada pelitasukabumi.com.

Masih kata Iwan, sebelumnya pendapatan harian hanya mencapai 0,3 persen dari target tahunan. Berkat program ini bisa meningkat pendapatan hingga 0,5 persen.

“Biasanya kisaran pendapatan pajak harian hanya di angka Rp300 juta. Sejak ada program pemutihan ini, bisa mencapai Rp700 sampai Rp800 juta per hari,” kata Iwan kepada Radar Sukabumi.

Hemat dia, program pemutihan PKB ini merupakan upaya yang sangat mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Sukabumi dari sektor pajak kendaraan bermotor. “Antusiasme warga terhadap penghapusan denda keterlambatan pembayaran PKB, serta penghapusan biaya balik nama kendaraan sangat merangsang para wajib pajak untuk menunaikan kewajiban mereka,” ujarnya.

Masih kata Iwan, dengan adanya program pemutihan tersebut, bisa mencapai target yang diberikan pada instansinya hingga akhir tahun nanti. “Berdasarkan target hingga akhir tahun ini sebesar Rp67.718.302.461. Saat ini, data yang dihimpun hingga Juli 2022, kami sudah mencapai di angka 53 persen capaian dari taerget yang ditetapkan,” ujarnya.

Sejak 31 Juli jelasnya, P3DW meluncurkan program penghapusan denda dan tunggakan PKB serta menggratiskan biaya balik nama kendaraan. Pemutihan pajak kendaran bermotor yaitu, penghapusan pajak tunggakan kendaraan yang terhitung sejak dari tunggakan tahun ke lima dan seterusnya.

“Selain itu, juga tersedia program gratis biaya balik nama kendaraan ke dua dan seterusnya. Adapun program tersebut, direncanakan berlangsung hingga tanggal 31 Agustus 2022 mendatang,” ujarnya.