TERAPI BEKAM ATASI GUMPALAN DARAH Dr HC. N. Rahmat Prihantoro. B.Sc.Med. M,Kes

oleh -

Gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah dipercaya bisa memicu stroke ringan. Ini karena pembuluh darah yang tersumbat akan menyebabkan suplai darah dan oksigen ke otak berkurang.

Benarkah demikian?
Stroke ringan merupakan istilah umum untuk TIA (transient ischemic attack). Mati rasa pada satu sisi tubuh, bicara pelo atau tidak jelas, bahkan penurunan kesadaran bisa terjadi saat seseorang mengalami stroke ringan. Namun, pada stroke ringan, gejala tersebut akan berlangsung sementara dan tidak menetap.

Benarkah Gumpalan Darah Picu Stroke Ringan?
Anggapan bahwa gumpalan darah bisa picu stroke ringan memang benar adanya. Penyebab terjadinya stroke ringan sama dengan stroke iskemik, yaitu sumbatan pada pembuluh darah otak.
Sumbatan ini paling sering disebabkan oleh adanya bekuan atau gumpalan darah. Sumbatan tersebut akan mengganggu aliran darah, sehingga suplai oksigen dan nutrisi menuju otak juga akan terhambat.
Bedanya dengan stroke iskemik, sumbatan pada stroke ringan hanya terjadi sementara, bisa dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam. Walaupun hanya sementara, kondisi ini tetap bisa menyebabkan terganggunya fungsi otak dan memicu munculnya berbagai gejala, seperti:
• Kelumpuhan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, seperti lengan, kaki, atau wajah
• Kebingungan atau kesulitan memahami perkataan orang lain
• Kesulitan untuk tersenyum atau berbicara
• Kesulitan untuk berjalan dan menjaga keseimbangan tubuh
• Penglihatan kabur atau menghitam
• Sakit kepala hebat secara tiba-tiba

Terapi Bekam
Manfaat bekam menurut Islam antara lain menyegarkan badan dan mengeluarkan darah kotor dari kulit. Rasulullah memerintahkan untuk berbekam pada pertengahan kedua setiap bulan.
Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ibnu Abbas RA dan Ibnu Abbas RA menyandarkan perkataan ini kepada Rasulullah SAW, “ Sebaik-baik bekam adalah yang dilakukan pada hari ke-17, hari ke-19, atau hari ke-21 (menurut kalender bulan Hijriyah).”

Bekam sangat efektif mengeluarkan darah stagnan dan kental akibat kolesterol, gula, dan Trigliserida Tinggi, dapat membuang racun, akibat dari penggumpalan darah ini, Terutama yang berkumpul di darah pada lapisan kulit yang sering menjadi penyebab penyakit.

Racun, angin, dan kolesterol akan ditarik ke luar dengan cara menyedot darah kotor sehingga darah menjadi bersih, Meskipun setiap manusia memiliki organ yang mengeluarkan racun dari darah, tetapi gaya hidup modern membebani tubuh dengan racun.

Terapi bekam dapat memberi tubuh dorongan dalam melepaskan racun tersebut.Aliran darah yang terfokus membantu tubuh dengan membuang racun yang menumpuk melalui sistem limfatik. Sebagai informasi, sistem limfatik bertanggung jawab untuk menghilangkan racun dan limbah dalam tubuh.