Warga Punya KIA Dapat Voucher Diskon Hotel dan Tiket Wisata

oleh -

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Kabar gembira untuk warga Kota Sukabumi yang memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) bisa mendapatkan fasilitas diskon kamar di salah satu Hotel terbaik di Kota Sukabumi. Bukan hanya itu, pemilik KIA juga akan mendapatkan diskon tiket masuk ke objek wisata, Santa Sea dan Rizzy Az-Zahra, hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi.

“Kemarin kami Kerjasama dengan Hotel Santika, kaitan dengan KIA, manfaat untuk kedua belah pihak. Tamu hotel yang menunjukkan KIA sebagai warga Kota Sukabumi dapat voucher diskon kamar,”kata Kardina ketika ditemui Pelitasukabumi di ruang kerjanya, Senin (27/6/2022).

Pemberian voucher diskon untuk kamar hotel dan tiket ke objek wisata, menurut Kardina hal itu sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dari pihak swasta khususnya para pengusaha untuk cakupan KIA. “Para pengusaha mendorong masyarakat Kota Sukabumi untuk segera memiliki KIA, dimana nanti bisa mendapat kemudahan-kemudahan,”terangnya.

Disdukcapil sejauh ini baru bekerjasama dengan Hotel Santika, selanjutnya beberapa Hotel yang ada di Kota Sukabumi, lanjut Kardina akan diajak pula kerjasama. Kabar gembira dapat voucher diskon kamar Hotel, menurut Kardina momen yang tepat ketika libur sekolah tiba, warga tidak perlu liburan ke luar Kota.

“Mending di Kota Sukabumi saja liburan sekolahnya, tunjukan kartu KIA bisa dapat diskon kamar Hotel, ke objek wisata dan dapat es cream gratis di MCDonald’s,”ujar Kardina.

Sedangkan cakupan KIA yang sudah di miliki warga Kota Sukabumi sejauh ini kata Kardina sudah diatas target yang telah ditetapkan secara nasional 40 persen. “Bahkan saat ini pencapaian pembuatan KIA sudah hampir 58 persen lebih,”ungkapnya.

Voucher diskon kamar hotel dengan menunjukkan kartu KIA berlaku hanya di hari kerja, Weekday dan tidak berlaku di waktu akhir pekan atau weekend. Namun untuk ke tempat wisata tidak ada batasan hari.

Selain KIA, Disdukcapil juga saat ini sedang mengejar perekaman remaja usia 17 tahun untuk pembuatan E-KTP, bahan dinas akan kembali melanjutkan program jemput bola Sijempol, setelah melihat kondisi pandemi Covid-19 melandai di Kota Sukabumi.
“Kita fokus pada perekaman untuk anak usia 17 maupun 16 tahun persiapan mereka bisa memiliki KTP elektronik. Untuk Sijempol apabila diizinkan kita akan datang ke sekolah-sekolah,”pungkasnya. (*)