KEWAJIBAN SEORANG MUSLIM TERHADAP ISLAM

oleh -

Oleh.: Lathief Ab

Muslim bukanlah status pada kartu identitas. Seorang muslim memiliki kewajiban terhadap Islam sebagai agamanya.

Terdapat lima kewajiban seorang muslim terhadap Islam; Pertama. Mengimani Islam. Meyakini bahwa Islamlah agama  yang benar yang diridhai Allah Swt. “Sesungguhnya agama yang diridlai Allah hanyalah Islam ” (Q.S.Ali Imran:19).

Seorang muslim harus meyakini bahwa Islam  agama yang sempurna dan lengkap. Wajib baginya membenarkan semua ajaranya tanpa memilah-memilih, menerima sebahagian menolak sebahagian lainnya. “Barang siapa mencari agama selain Islam maka ia tidak akan diterima dan di akhirat ia mendapat kerugian” (Q.S. Ali Imran :85)

Kedua. Mempelajari Islam. Islam itu aturan, hukum dan pedoman hidup. Tentu tidak mungkin memahami semua itu tanpa mempelajarinya. Bagaimana tata cara beribadah, berakhlak mulia, bermuamalah, mengetahui halal haram tanpa mempelajarinya.

Karena itulah mempelajari Islam menjadi kewajiban bagi setiap muslim. “Bertanyalah kepada ahli Dzikir (ulama) jika kamu tidak mengetahui” (Q.S. Al-Anbiya:7). “Mencari ilmu wajib bagi setiap muslim” (HR. Muslim)

Ketiga. Mengamalkan Islam. Islam bukan untuk pengetahuan semata tanpa keyakinan seperti kaum orientalis. Atau pengetahuan tanpa dipraktekkan seperti kaum filosofis. Islam itu dinu ‘ilmin wa ‘amalin yaitu agama ilmiah dan amaliyah.  Islam sebagai pedoman dan rahmat tidak akan dirasakan bila tidak ada dalam realitas kehidupan.

Oleh karenanya al-Qur’an senantiasa mengaitkan amal saleh dengan keimanan. ” Demi masa. Sesungguhnya manusia dalam kerugian. Kecuali orang-orang beriman dan beramal saleh.” (QS.Al Ashri (103):1-3)

Keempat. Mendakwahkan Islam. Islam sebagai petunjuk diturunkan untuk seluruh manusia membawa rahmat untuk seluruh alam. Petunjuk dan rahmat itu tidak mungkin tersebar kecuali didakwahkan. Kebenaran itu tidak akan sampai ke tengah umat bila tidak ada yang mendakwahkannya. Sebaliknya kebatilan akan tersebar bila ada yang menyampaikannya.

Karenanya dakwah menjadi kewajiban penting dalam Islam. Setiap Muslim hakikatnya pendakwah bagi umat lainnya. “Kamu adalah sebaik-baiknya umat yang dikeluarkan untuk manusia, kamu menyeru yang makruf dan mencegah yang munkar” (Q.S. Ali Imran :110).

Kelima, teguh dan sabar dalam Islam. Hambatan, tantangan, ancaman dan gangguan akan datang silih berganti sebagai bentuk ujian dalam kehidupan. Demikian juga terhadap keimanan dan keislaman seseorang.  Karenanya teguh dan sabar dalam prinsip dan sikap adalah bagian komitmen seorang Muslim.

“Sesungguhnya orang-orang yang telah mengatakan Rabb kami adalah Allah, lalu mereka istiqamah, maka para malaikat akan turun kepada mereka, dengan mengatakan, “Janganlah kalian takut dan bersedih hati, bergembiralah dengan sorga yang telah dijanjikan untuk kalian (Qs.Fushilat (41):30)