Relokasi PKL Dago ke Jalan Dewi Sartika Menuai Kontra Para Orang Tua Siswa

oleh -

Wartawan Iyus Firdaus

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas terkait merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ir. H. Juanda atau Dago ke Jalan Dewi Sartika. Kebijakan tersebut diberlakukan sejak Senin (16/5/2022), puluhan lapak PKL memenuhi Jalan Dewi Sartika, sedangkan Jalan Dago di seterilkan bebas dari para PKL.

Kebijakan Pemkot Sukabumi itu menuai kontra dari para orang tua siswa SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Desa Cibima), khawatir dengan beberapa hal yang akan terjadi, mulai dari arus kemacetan lalu lintas, dan khawatir anak-anak bersinggungan dengan orang asing.

“Saya sangat kaget ketika melihat kondisi di depan sekolah yang sekarang penuh dengan puluhan lapak PKL dari Jalan Dago di relokasi ke Jalan Dewi Sartika,”kata Ari Sundari Komite Desa Cibima ketika ditemui wartawan di Desa Cibima.

Reaksi para orang tua siswa melalui grup media sosial WhatsApp grup komite kata Ari cukup ramai, ada beberapa para orang tua menuturkan alasan dia memilih Desa Cibima untuk anaknya karena sekolah tersebut terbebas dari area lapak PKL, sekarang malah terbalik.

“Sebagian orang tua siswa sangat khawatir hal yang akan terjadi kepada anak-anak ketika sekitar sekolah penuh dengan lapak PKL, belum lagi dengan kemacetan yang akan terjadi saat antar dan jemput sekolah,”terang Ari.

Kepada jajaran Pemkot Sukabumi, Ari dan para pengurus komite termasuk orang tua meminta agar Kebijakan tersebut dikaji ulang, dan berharap relokasi tersebut tidak permanen.

“Sebelum ada PKL sering terjadi kemacetan saat antar jemput anak sekolah, apalagi sekarang. Semoga ada solusi terbaik dari Pak Wali Kota,”ungkapnya. (*)