BPBD Keluarkan Peringatan Dini Bahaya Cuaca Ekstrem dan Pohon Tumbang

oleh -

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengeluarkan peringatan dini kepada warga masyarakat tentang cuaca ekstrem dan bahaya terjadinya pohon tumbang. BPBD meminta kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, apabila terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang agar menunda perjalanannya dan meneduh ditempat yang aman.

Dihubungi wartawan via telepon seluler, Senin (28/2/2022), Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi H. Imran Whardani membenarkan tentang peringatan dini tersebut, hal itu berkaitan pula dengan kejadian cuaca ekstrem disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa pengendara sepeda motor yang menelan korban jiwa.

“Kemarin terjadi cuaca ekstrem di tetangga kita Kabupaten Sukabumi dan beberapa daerah di Jawa Barat, banyak terjadi pohon tumbang. Untuk itu kami mengimbau peringatan dini cuaca ekstrem kepada masyarakat,”kata Imran.

Imran mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanannya ketika menemui cuaca ekstrem tersebut dalam perjalanan, dia juga mengimbau masyarakat tidak berteduh ditempat yang rawan seperti pohon besar tinggi, baliho dan lainnya yang dapat berpotensi terkena dampak angin kencang. “Silahkan mencari lokasi meneduh yang aman, jangan memaksakan melanjutkan perjalanan di kondisi cuaca ekstrem,”ujarnya.

Tim BPBD Bersama Dinas PUTR Bidang Pertamanan Dibantu Aparat Polres Sukabumi Kota Saat Mengevakuasi Pohon Tumbang di Jalan R. Syamsudin SH.

Pohon tumbang juga terjadi kemarin, Ahad sore, (27/2/2022) di depan kantor BPJS ketenagakerjaan di Jalan Syamsudin SH, bersama jajaran Kepolisian dan Bidang Pertamanan Dinas PUTR, pohon tumbang langsung di evakuasi. Sedangkan titik rawan pohon tumbang, Imran mengatakan kemungkinan di Jalan Bhayangkara dan Jalan Surya Kencana yang terdapat beberapa pohon besar.

Untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang di wajah Kota Sukabumi, BPBD berkoordinasi dengan Dinas PUTR melalui Bidang Pertamanan dan PLN, akan mengagendakan antisipasi terjadinya pohon tumbang, melakukan pemangkasan dahan pohon besar.

“BPBD siap menerjunkan personil pada kegiatan antisipasi terjadinya pohon tumbang tersebut, apalagi kami juga mengeluarkan imbauan tanggap darurat bencana,”ungkapnya.

Sementara itu perkembangan penanganan pasca bencana banjir di Kampung Tugu, Kelurahan, Jaya Raksa Kecamatan Baros, situasi terkini Imran mengatakan sudah berangsur pulih kondisinya sekitar 80 persen. “Alhamdulillah berangsur pulih di lokasi Kampung Tugu, sampah sudah terangkut termasuk material-material pasca terjadinya banjir. Tiga hari lagi target kita selesaikan pasca bencana agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal,”pungkasnya. (*)