RKPD 2023 Fokus pada Target untuk Mewujudkan Masyarakat yang Unggul dan Sejahtera

oleh -
Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami meresmikan forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2023 yang diselenggarakan Bappeda Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Bappeda Kota Sukabumi menggelar forum konsultasi publik untuk menyusun rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2023 bertempat di Hotel Horison Sukabumi, Rabu (2/2/2022). Pada kegiatan itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami mengatakan, RKPD Kota Sukabumi tahun 2023 fokus pada upaya untuk mewujudkan masyarakat yang unggul dan sejahtera.

Saat meresmikan forum konsultasi publik itu, Andri menjelaskan, tahun 2023 merupakan tahun terakhir bagi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi untuk merealisasikan janji-janji politiknya. Sebenarnya tahun depan itu berupa sentuhan akhir dari serangkaian pembangunan yang dilakukan selama 5 tahun.

“RKPD 2023 merupakan ending atau akhir dari masa pemerintahan saya dan Pak Wali. Bagaimanapun  RKPD tahun depan harus mampu menciptakan masyarakat yang unggul dan sejahtera,” kata Andri.

Berbicara tentang program kesejahteraan rakyat, Andri mengatakan, cakupannya meliputi sektor ekonomi, pelayanan sosial, dan program bantuan sosial seperti renovasi rumah tidak layak huni dan penataan kawasan kumuh. Dia menginginkan di akhir masa jabatannya pada September tahun 2023, Pemkot Sukabumi sudah dapat mewujudkan visi masyarakat religi, nyaman, dan sejahtera (renyah).

“Salah satu sasaran dari RKPD tahun 2023 adalah menciptakan kondisi masyarakat yang memiliki pasive income melalui koperasi dan unit-unit usaha. Juga dengan  membangun permukiman yang sehat termasuk penuntasan rumah-rumah di kawasan kumuh,” terangnya.

Di tengah keterbatasan anggaran yang terjadi saat ini, Andri dan Fahmi tetap optimis bisa menuntaskan program-program yang telah masuk dalam revisi RPJMD. Menurutnya, dalam melaksanakan pembangunan, tidak selamanya pemda mengandalkan APBD, bisa juga mencari sumber-sumber pendanaan lain misalnya dengan melibatkan komunitas masyarakat maupun pihak swasta.

Kegiatan forum konsultasi publik itu dihadiri pula Sekda Kota Sukabumi, H. Dida Sembada, Ketua DPRD Kota Sukabumi, H. Kamal Suherman,  Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah, para kepala SKPD, para camat, para aktivis pembangunan, tokoh masyarakat, dan UMKM Jabar.

Sekda Kota Sukabumi H. Dida Sembada (tengah) ketika menyampaikan paparan pada forum konsultasi publik untuk RKPD 2023 didampingi Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah dan Isro dari tim percepatan pembangunan.

Sementara itu Kepala Bappeda Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan kegiatan yang digelarnya bertujuan untuk menjaring masukan-masukan dalam menentukan RKPD Kota Sukabumi tahun 2023.

Di dalam RKPD 2023, kata Reni, terdapat empat isu strategis yakni kelanjutan penanganan Covid-19, penataan sanitasi lingkungan dan pemukiman, penguatan modal sosial, dan persiapan menghadapi Pilkada. 

Terkait kawasan kumuh, Reni menyampaikan, di Kota Sukabumi tersisa hanya bagian kecil yang harus diselesaikan penataannya. Karena luasannya sudah sangat sedikit, ujar dia, tidak berat bagi Pemkot Sukabumi untuk menyelesaikan penataan kawasan kumuh tersebut.

“Tujuan dari pembangunan kita berakhir pada kesejahteraan masyarakat. Berkurangnya kawasan kumuh merupakan salah satu gambaran meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” kata Reni. (*)