Pengembang Persilakan Para Pedagang Mulai Baraktivitas di Pasar Pelita

oleh -
Perwakilan PT FAP, Candra Aditama (kanan, berbatik coklat) dan perwakilan konsultan independen PT Bagastama, Lambas Tobing.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Pengembang Pasar Pelita, PT Fortunindo Artha Perkasa (FAP) mempersilakan para pedagang dan masyarakat untuk mulai beraktivitas di pasar tersebut. PT FAP telah melakukan koordinasi dengan konsultan independen yakni PT Bagastama untuk mendapatkan kepastian kalau Pasar Pelita bisa digunakan untuk aktivitas pedagang dan masyarakat.

Hal itu disampaikan perwakilan PT FAP, Candra Aditama dalam konferensi pers di Kantor Pemasaran Pasar Pelita, Rabu (26/1/2022). Saat ini, kata Candra,  Pasar Pelita Sukabumi sudah mulai bisa dipergunakan. Para pedagang yang telah membeli kios bisa beraktivitas di Pasar Pelita untuk perdagangan maupun melakukan perbaikan kecil tempat berdagangnya.  

“Berdasarkan hasil uji kelayakan oleh konsultan independen, dua lantai pada bangunan di Pasar Pelita Sukabumi bisa digunakan,” ujar Candra.

Dua lantai yang dimaksud Candra adalah lantai semi basement dan lantai dasar. Silakan, kata dia, pedagang yang telah membeli kios di dua lantai itu untuk segera beraktivitas.

Dalam mengambil keputusan untuk mengoperasikan dua lantai tersebut, PT FAP telah mendapatkan lampu hijau dari PT Bagastama. Berdasarkan hasil pengujian terhadap struktur kekuatan bangunan, konsultan memperbolehkan pengembang mengoperasikan dua lantai di Pasar Pelita.

“Sementara proses penerbitan sertifikat kelayakan gedung hingga sekarang masih terus berjalan. Dinas terkait sudah memberikan rekomendasi layak guna bagi bangunan Pasar Pelita,” tambah Candra. 

Jumlah tempat berdagang yang bisa digunakan mencapai 1.900 kios dan los di gedung A dan gedung B. Candra mengajak para pedagang untuk meramaikan dan menggairahkan perdagangan di Pasar Pelita.  

Perwakilan dari PT Bagastama Lambas Tobing mengatakan, berdasarkan pengalaman dalam memberikan konsultasi terhadap beberapa pasar di kota besar, dia yakin dengan rekomendasi yang diberikan kepada PT FAP. Lambas melihat langsung konstruksi bangunan Pasar Pelita Sukabumi memiliki kekuatan struktur bangunan yang bisa diandalkan.

“Kami telah melakukan pengujian selama tiga bulan. Hasilnya dua lantai bisa digunakan. Karena itu kami memberikan rekomendasi untuk penggunaan dua lantai,” jelas Lambas tobing.

Selama tiga bulan masa pengujian, lanjut dia, tenaga penguji menemukan beberapa kekurangan pada konstruksi bangunan. Kekurangan ini telah ditindaklanjuti dengan penyempurnaan tanpa mengubah dimensi atau ukuran bangunan.

Mengenai sertifikasi, Lambas menyatakan, prosesnya masih terus berjalan disertai pengurusan rekomendasi dari berbagai dinas seperti Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran. (*)