Penataan Kota Masuk Skala Prioritas pada Musrenbang Kecamatan Cibeureum

oleh -
Camat Cibeureum Dian Andriani menyampaikan sambutan pada pembukaan Musrenbang tahun 2022 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2023 yang diresmikan oleh Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi (duduk, kedua dari kiri).

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Penataan kota menjadi skala prioritas dalam pembangunan tahun 2023 di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Pertimbangan penataan kota sebagai skala prirotas adalah wilayah Kecamatan Cibeureum secara bertahap menjadi pusat pemerintahan Kota Sukabumi.

Hal itu dikatakan Camat Cibeureum, Dian Andriani setelah Musrenbang Kecamatan Cibeureum tahun 2022 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2023, Selasa (25/1/2022). Musrenbang diresmikan Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi di aula Kantor Kecamatan Cibeureum.

“Berbagai usulan kegiatan baik bersifat fisik dan nonfisik terus diajukan melalui musrenbang tingkat kelurahan hingga mengerucut di tingkat kecamatan. Berdasarkan usulan-usulan tersebut, Musrenbang memutuskan penataan kota sebagai skala prioriras,” kata Camat Dian kepada wartawan.

Sebagai kepala wilayah pemerintahan, Dian akan memperjuangkan terwujudnya program atau kegiatan yang mendukung penataan kota di Kecamatan Cibeureum karena statusnya akan menjadi pusat pemerintahan. Salah satu perangkat daerah yaitu Bappeda Kota Sukabumi telah berkantor di Jalan Sarasa, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum.

Dari empat kelurahan yang ada di Kecamatan Cibeureum, masing-masing mengusulkan 5 kegiatan fisik dan 5 kegiatan nonfisik. Jadi semuanya ada 20 usulan kegiatan fisik dan 20 kegiatan nonfisik. Camat akan mengajak masyarakatnya untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang juga sejalan dengan pencapaian RPJMD.

Dian juga meminta masyarakat Cibeureum tidak berkecil hati jika usulannya belum bisa terealisasi. Pemerintah daerah memiliki berbagai kendala antara lain keterbatasan anggaran.

Salah satu usulan real yang diusulkan adalah pembangunan sarana penanganan sampah melalui TPS3R. Tujuannya untuk membantu pemda dalam penanganan persampahan.

“Meskipun sampah di wilayah Kecamatan Cibeureum belum menjadi masalah yang krusial, keberadaan TPS3R bisa mengurangi beban pemerintah daerah dalam penanganan sampah dan bisa ikut menambah usia TPA Cikundul,” tutur camat.

Pada Musrenbang itu tampak hadir Danramil dan Kapolsek Cibeureum juga perwakilan SKPD. Wali Kota dalam sambutannya mengajak masyarakat ikut terlibat dalam membantu percepatan pembangunan di wilayah.

Kepala daerah juga mengimbau masyarakat di Kecamatan Cibeureum terus optimis walaupun usulannya tidak termasuk dalam prioritas pembangunan tahun 2023. Mudah-mudahan usulan yang tertunda bisa diusulkan pada Musrenbang tahun depan.

“Kondisi saat ini pemerintah mengalami kendalan dalam hal keuangan karena adanya wabah Covid-19. Karena itu tidak semua usulan kegiatan pembangunan dari masyarakat dapat diakomidir ke dalam skala prioritas,” kata Fahmi. (*)