BJI Sukabumi Raya Desak DKM Masjid Agung Hamparkan Kembali Karpet

oleh -
Kegiatan Tahajud Bareng, Menggedor Pintu Langit di Masjid Agung Kota Sukabumi yang diselenggarakan oleh berbagai ormas pejuang dakwah dan pencari rido Allah berlangsung tanpa karpet terhampar.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia (BJI) Presidium Daerah (Presda) Sukabumi Raya mendesak pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Sukabumi untuk menghamparkan kembali karpet. Selain itu, BJI juga menginginkan sikap tegas DKM terhadap para pelaku maksiat di taman dekat Masjid Agung.

Desakan tersebut disampaikan Ketua BJI Presda Sukabumi Raya Budhy Lesmana setelah dirinya melihat langsung kondisi masjid tersebut di malam hari. Akhir pekan lalu, BJI dan sejumlah ormas pejuang dakwah menggelar kegiatan rohani ‘Tahajud Bareng Menggedor Pintu Langit’ di Masjid Agung Kota Sukabumi.

“Kami menyampaikan permohonan agar pihak Pengurus DKM Masjid Agung Kota Sukabumi segera menggelar kembali karpet di dalam masjid untuk memberi kenyamanan dan ketenangan bagi jemaah yang beribadah,” kata Budhy, Senin (17/1/2022).

Wajah baru Masjid Agung Kota Sukabumi, ujar dia, semoga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan masjid untuk umat. Salah satunya dengan memasang kembali karpet agar umat Islam yang akan beribadah mendapatkan kenyamanan, ketenangan, dan kekhusyuan.

“Dulu karpet dibuka karena wabah Covid-19 mencapai puncaknya. Kini badai Virus Corona agak mereda. Bahkan beberapa waktu yang lalu, Pak Gubernur dan Pak Wali Kota hadir di Lapangan Merdeka bersama ribuan warga,” tuturnya.  

Berita terkait: Menggedor Pintu Langit, Para Pejuang Dakwah Menggelar Shalat Tahajud Bareng di Masjid Agung

Selain itu, lanjut alumnus IAIN Sunan Gunung Djati Bandung itu, sewaktu akan memasuki masjid pada tengah malam, dia dan rekan-rekannya melihat adanya praktik maksiat yakni orang berpacaran di area taman masjid.

“Kami kira pengurus DKM harus meningkatkan pengawasan di lingkungan masjid. Bila perlu lakukan penanganan khusus untuk mencegah aksi maksiat seperti itu,” ujar Budhy.

Dia menyarankan DKM Masjid meminta bantuan kepada Satuan Pol PP Kota Sukabumi untuk bisa melakukan patroli khusus di lingkungan taman masjid. Aparat berwenang bisa mengambil tindakan terhadap pelaku kemaksiatan yang menodai kesucian masjid. (*)