Mendorong Pencapaian Target Vaksinasi Anak, Wali Kota Monitoring di SDN Desa Cibima

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi memberikan semangat kepada salah satu siswa ketika monitoring vaksinasi Covid-19 untuk anak ke SDN Dewi Sartika CBM.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi terus mendorong sekolah-sekolah tingkat SD dan MI untuk menggencarkan vaksinasi anak 6-11 tahun. Tujuannya agar Kota Sukabumi dapat mencapai target vaksinasi anak sesuai batas waktu yang ditetapkan. Terkait dengan itu, Fahmi terus melakukan monitoring vaksinasi anak ke SD-SD di Kota Sukabumi.

Setelah melakukan monitoring di beberapa sekolah, dia optimis target vaksinasi anak yang akan menyasar 35 ribu anak akan tuntas pada 18 Januari nanti. Keyakinan orang nomor satu di Kota Sukabumi itu dilontarkan usai memantau pelaksanaan vaksinasi anak 6-11 tahun di SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Desa Cibima), Jumat (14/1/2022).

“Kami akan terus mendorong pencapaian target vaksinasi ke SD-SD. Melihat anak-anak antusias mengikuti vaksinasi, saya optimis pada 18 Januari nanti seluruh sasaran sekitar 35 ribu anak sudah selesai divaksin,” kata Fahmi. 

Dia menambahkan upaya percepatan vaksinasi anak perlu didorong agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen bisa segera dimulai. Fahmi menyebut PTM secara penuh itu rencananaya akan mulai diberlakukan pada Senin, 17 Januari 2022.

“Dari hasil simulasi dan evaluasi berbagai pihak, termasuk progres vaksinasi yang dilakukan serta kesiapan sekolah, Kota Sukabumi sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka seratus persen. Insya Allah kita akan buka mulai Senin nanti,” jelasnya. 

Menyambut PTM 100 persen ini, Fahmi meminta para orang tua bisa mengambil peran dengan mengawasi aktivitas anaknya dari rumah menuju ke sekolah dan juga sebaliknya.

“Orang tua harus memiliki peran menjaga anaknya. Usai pulang sekolah si anak harus segera pulang ke rumah,” ujar Fahmi.

Sejauh ini Fahmi tidak melihat kendala berarti yang bisa menghalangi rencana PTM secara 100 persen dijalankan. Menurut dia, angka pencapaian target vaksinasi anak di atas 70 persen sudah menjadi modal untuk melakukan PTM 100 persen.

“Saya minta doanya agar rencana PTM seratus persen bisa berjalan aman dan lancar. PTM seratus persen ini nanti akan diterapkan di seluruh tingkatan sekolah. Sementara untuk kegiatan yang sifatnya ekstrakurikuler hanya dialokasikan waktu maksimal enam jam dalam pembelajaran,” jelas dia. (*)