Dibangun dengan Anggaran Rp9 Miliar, Puskesmas Nanggeleng Siap Pakai

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi menunjukkan prasasti gedung megah Puskesmas Nanggeleng yang telah ditandatangani pada peresmian bangunan tersebut.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Bangunan Puskesmas Nanggeleng yang dibangun dengan dana sebesar Rp9 miliar siap digunakan oleh masyarakat. Fasilitas layanan kesehatan yang terletak di Jalan Pelda Suryanta Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu diresmikan penggunaannya oleh Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi, Kamis (13/1/2021).

Peresmian bangunan Puskesmas Nanggeleng itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita oleh wali kota. Setelah seremoni peresmian, Fahmi meninjau setiap sudut ruang di Puskesmas Nanggeleng sambil menyapa warga yang sedang berobat.

Pada acara peresmian itu, wali kota didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dr. Rita Fitrianingsih, Kepala Puskesmas Nanggeleng, aparatur wilayah, dan sejumlah tokoh masyarakat. 

Dalam sambutan peresmiannya wali kota mengatakan, keberadaan Puskesmas Nanggeleng diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apalagi, fasilitasnya yang cukup memadai. Bangunan yang megah saja tidak cukup, yang paling penting SDM-nya harus bisa memberikan pelayanan terbaik.

“Pelayanan yang baik dapat menjadi faktor pendukung kepuasan masyarakat. Gedungnya sudah dibangun, fasilitasnya lengkap, tinggal para petugas di dalamnya harus ditata juga agar masyarakat merasakan kenyamanan dan kepuasan,” tutur Fahmi. 

Di tengah keterbatasan dan himpitan pandemi Covid-19, lanjut dia, Pemkot Sukabumi tetap berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran bagi pembangunan fasilitas kesehatan. Terwujudnya bangunan Puskesmas Nanggeleng merupakan salah satu wujud dari komitmen tersebut.

Kepala daerah pun berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan agar bersama-sama mempercantik gedung yang megah dengan pelayanan yang baik dengan segala keramahan kepada masyarakat. Para petugas jangan lupa  memberikan senyuman setiap melaksanakan tugas pelayanan.

“Bukan hanya obat yang membuat pasien menjadi cepat sembuh, pelayanan yang baik juga dapat menjadi obat yang ampuh,” ujar Fahmi. (*)