Petani Cidolog Menjerit, Harga Cabai Keriting Anjlok

oleh -
Pasokan cabai merah keriting di Kecamatan Cidolog Kabupaten Sukabumi melimpah ruah karena telah masuk musim panen raya.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Para petani di kawasan Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi berkeluh kesah atas ambruknya harga cabai merah keriting. Di saat harga minyak goreng mengawang-awang, harga beli cabai keriting oleh tengkulak di kebun jatuh hingga tinggal sepertiga dari harga normal. Kini, harga cabai keriting di tingkat petani hanya Rp7 ribu per kilogram.

“Biasanya harga normal cabai keriting itu sekitar Rp20 ribu sampai Rp21 ribu. Sekarang harga beli oleh tengkulak hanya Rp7 ribu. Bayangkan hanya sepertiga dari harga normal,” kata Nana, seorang petani di Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).

Dengan harga beli sebesar itu, ujar dia, petani akan rugi. Sebab mereka tidak dapat menutup biaya pembelian bibit, pemeliharaan, pupuk, obat-obatan, dan ongkos panen serta angkutan. Petani seperti Nana hanya bisa pasrah, menerima kenyataan harga cabai keriting di jauh di bawah harga normal.  

“Kami tidak dapat menikmati hasil panen karena boro-boro balik modal, kami malah mengalami kerugian,” tuturnya.

Pasokan cabai keriting melimpah ruah karena sudah masuk musim panen raya. Para petani pun kebingungan ketika akan menjual hasil panen cabai keriting. Kalau dijual, hal itu akan menambah pasokan di pasar yang dapat memicu harga semakin jatuh. Jika tidak dijual, mereka akan mengalami kerugian total karena sama sekali tidak ada uang masuk.

Kebingungan juga melanda para tengkulak sayuran. Mereka tidak dapat berbuat banyak menghadapi anjloknya harga cabai keriting. Para tengkulak juga menerima harga yang rendah ketika menjual cabai keriting ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten dan Kota Sukabumi, Bandung, atau pasar induk di Jakarta. 

“Saya juga menjadi serba salah menghadapi harga cabai keriting yang anjlok. Kalau cabai keriting tidak dibeli, kasihan kepada petani. Tetapi jika dibeli, kami juga bingung menjualnya karena kios-kios membelinya dengan harga rendah,” kata Zaki Setiawan, salah seorang tengkulak sayuran di Cidolog.

Menurut Zaki, instansi terkait harus mengambil langkah untuk membantu para petani yang sedang mengalami panen raya cabai keriting. Dia yakin pemerintah mempunyai solusi untuk menyelesaikan kesusahan yang melanda para petani. (*)