Sukses di Tahun 2021, Program untuk Pemulihan Berlanjut pada 2022

oleh -
Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah, S.K.M., M.Si.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Tahun 2021 merupakan tahun resiliensi sebagai kunci utama untuk bangkit dari pandemi Covid-19. Selama tahun tersebut Pemerintah Kota Sukabumi melalui berbagai program dan kebijakan senantiasa berupaya untuk memberikan kontribusi dan layanan terbaik bagi warga masyarakat. Resiliensi adalah kemampuan mental atau emosional untuk mengatasi krisis dalam upaya kembali ke status sebelum krisis dengan cepat.

Hal itu dikatakan Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah, S.K.M., M.Si. dalam wawancara khusus di kantornya Jalan Sarasa Nomor 9, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Rabu (12/1/2022). Pada tahun 2021, Pemkot Sukabumi berhasil menyerap APBD dengan realisasi sebesar 95,08 persen.

“Penyerapan anggaran yang cukup tinggi di tengah wabah Covid-19 itu merupakan salah satu government spending strategy atau strategi pengeluaran pemerintah dalam upaya memulihkan ekonomi guna meningkatkan daya beli dan konsumsi yang mendorong investasi serta kapasitas fiskal,” kata Reni.

Selama tahun 2021, ujar dia, terjadi berbagai perbaikan. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) membaik dari sebelumnya 12,17% menjadi 10,78%. Menurutnya, hal ini terjadi karena mulai terkendalinya pandemi Covid-19 dan cakupan vaksinasi yang terus meningkat.

“Bersamaan dengan itu kegiatan perekonomian masyarakat mulai aktif, tempat-tempat publik dibuka dengan penerapan protokol kesehatan, penyerapan tenaga kerja khususnya di sektor infrastruktur dan jasa perusahaan mulai terjadi, dan terjadi kenaikan aktivitas perdagangan online,” kata Reni.

Selain itu, nilai IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kota Sukabumi juga mengalami peningkatan sebesar 0,39 poin dari 74,21 di tahun 2020 menjadi 74,60 di tahun 2021. Peningkatan terutama terjadi pada komponen usia harapan hidup, harapan lama sekolah, dan rata-rata lama sekolah.

“Kegiatan vaksinasi Covid-19 juga terbilang sukses di Kota Sukabumi dengan menerapkan strategi vaksinasi berbasis kewilayahan yang bekerja sama dengan berbagai pihak terutama TNI, Polri, dan unsur-unsur kesehatan,” kata Reni.  

Capaian vaksinasi Covid-19 per 31 Desember 2021 dosis pertama mencapai sekitar 96,24% dan dosis kedua 60,44%. Pencapaian ini didasarkan target total vaksinasi di Kota Sukabumi yakni sebanyak 269.834 orang.

Bisa dikatakan tahun 2021 juga merupakan tahun pembangunan infrastrukur dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik infrastruktur di Kota Sukabumi. Secara langsung aktivitas pembangunan tersebut membangkitkan daya ungkit bagi perekonomian masyarakat. 

Kegiatan pembangunan meliputi antara lain penataan Alun-Alun Terintegrasi dan Lapang Merdeka, pembangunan jalur pedestrian Jalan Ahmad Yani, finalisasi GOR Merdeka, revitalisasi Pasar Lembursitu, pembangunan RSUD Al-Mulk, pembangunan septic tank komunal yang mendukung ODF dan rumah tidak layak huni di beberapa lokasi, rehabilitasi gedung kantor kelurahan, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan sarana MCK di masjid. 

Pada tahun 2021 pula direalisasikan Mal Pelayanan Publik di Toserba Tiata Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi untuk memberikan kemudahaan kepada masyarakat dalam mengurus perizinan dan layanan publik lainnya. 

Di samping itu digulirkan berbagai program bantuan sosial, bantuan pemulihan kesehatan dan insentif tenaga kesehatan, serta perlindungan jaminan kesehatan masyarakat melalui BPJS Kesehatan yang mencakup 42.901 penduduk dengan fasilitasi premi dari APBD tahun anggaran 2021.

“Pemkot Sukabumi juga memberikan perhatian kepada pelaku usaha dan insan pendidikan berupa insentif posyandu dan operasional posyandu, pelatihan dan pendampingan UMKM dan memberikan bantuan pendidikan seperti insentif guru PAUD, guru madrasah, dan TPA, kartu cerdas untuk siswa tidak mampu, BOS, dan insentif siswa lulus perguruan tinggi negeri,” jelas dia.

Pengakuan terhadap keberhasilan pembangunan di Kota Sukabumi diwujudkan dalam bentuk penghargaan dari provinsi dan pusat. Sepanjang Tahun 2021, Pemkot Sukabumi mendapatkan penghargaan tingkat nasional antara lain Opini WTP BPK, Kota Layak Anak Kategori Nindya, Anugrah Parahita Ekapraya Kategori Utama, Kota Sehat Swasti Saba Padapa, Manggala Karya Kencana untuk Wali Kota Sukabumi, Top Digital Implementation Level Stars 4 dan Top Leader on Digital Implementation dalam ajang Top Digital Awards tahun 2021, It Works, Public Services of The Years 2021 Markplus Inc. 

Selanjutnya Anggota JDIH Nasional Terbaik I Kategori Kota, Smart City kategori Smart Governance dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan peringkat I BKN Award tahun 2021 dalam penilaian kompetensi, serta peringkat I Implementasi SAPK (Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian) dan pemanfaatan CAT (Computer Assisted Test).

“Beberapa program yang telah dijalankan tahun 2021 akan dilanjutkan pada tahun ini,” ujar Reni.

Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi berkomitmen akan lebih meningkatkan perhatian kepada aparatur RT/RW dengan menaikkan honor Ketua RT menjadi Rp250.000 dan Ketua RW sebesar Rp350.000 pada tahun 2022. Dalam hal ini juga termasuk memberikan  perlindungan dari risiko kecelakaan kerja dan kematian dengan mendaftarkan kepada program BPJS Ketenagakerjaan yang sudah berjalan sejak akhir tahun 2021.

Selain itu penambahan jumlah penerima insentif buru ngaji dan marbot, sarana MCK masjid jami, pembangunan dan renovasi beberapa kantor layanan publik kecamatan/kelurahan juga akan dilaksanakan pada tahun 2022. 

Setidaknya terdapat 11 rencana kegiatan strategis pada tahun 2022 di Kota Sukabumi  yaitu melanjutkan pembangunan rumah tidak layak huni, peningkatan dan rehabilitasi jalan, penataan Cipelang Herang (lanjutan/multi years), penambahan titik Penerangan Jalan Umum (PJU), rehabilitasi/perbaikan jalan, pembangunan lanjutan kawasan pedestrian, Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) akan ditingkatkan menjadi sebesar Rp25.000.000 per RW tiap tahunnya, pembangunan kawasan wisata Rengganis, pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) Terpusat skala kota, program penerima bantuan iuran (PBI) BPJS, dan renovasi Gedung sekolah SD/SMP.

“Dengan berbagai program yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 tersebut diharapkan dapat terwujud tema pembangunan Kota Sukabumi tahun 2022 yaitu pemantapan daya saing daerah menuju kehidupan kualitas masyarakat yang unggul menuju Kota Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera,” kata Kepala Bappeda. (*)