Harga Telur Ayam Mulai Turun Perlahan-lahan

oleh -
Pergantian tahun telah berlalu selama 12 hari. Bersamaan dengan itu harga telur ayam ras perlahan-lahan turun sejalan dengan pasokannya yang meningkat.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Hampir dua pekan selepas pergantian tahun, harga bahan pokok penting (bapokting) di berbagai pasar tradisional di Kota Sukabumi mengalami penurunan. Salah satunya telur ayam ras yang mulai turun perlahan dari Rp33 ribu menjadi Rp28 ribu per kilogram.

Berdasarkan pantauan di pasar tradisional, Selasa (11/1/2022), pembeli telur ayam tidak sebanyak pada saat pergantian tahun. Menurut pejabat berotoritas, pasokan telur ayam ras ke pasar-pasar tradisional mulai mengalir dengan deras.

“Dua faktor ini, permintaan yang berkurang dan pasokan meningkat menjadi penyebab menurunnya harga telur ayam ras,” kata Kepala Seksi Pengawasan Barang Strategis Diskumindag Kota Sukabumi, M. Rifki.  

Selain telur ayam, komoditas lain yang harganya turun antara lain cabai-cabaian. Cabai rawit merah sebelumnya dijual dengan harga Rp55 ribu menjadi Rp52 ribu per kilogram.

Harga cabai hijau besar sekarang Rp20 ribu atau turun sebesar Rp4 ribu dari harga sebelumnya yang mencapai Rp24 ribu per kilogram. Begitu juga cabai keriting menjadi Rp28 ribu dari harga tahun baru yang mencapai Rp32 ribu per kilogram. 

“Harga cabai rawit merah sebelumnya 70 ribu rupiah per kilogram, turun terus hingga saat ini menjadi 60 ribu rupiah,” ujar Rifki. (*)