Para Pendekar Silat Siap Bantu Polri untuk Mencegah Aksi Brutal Geng Motor

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi (belakang, kedua dari kanan) didampingi Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KHM. Fajar Laksana (belakang, paling kanan) bersama sejumlah pendekar memperasgakan jurus dasar pencak silat.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Para pendekar silat dari berbagai perguruan siap mendukung Polri dan pemerintah dalam mencegah aksi brutal dan keonaran oleh kelompok geng motor. Bila perlu mereka akan terjun ke lapangan untuk menjaga kondusivitas dan membantu Polri, TNI, dan pemerintah dalam mengatasi aksi geng motor yang semakin meresahkan.  

Hal itu disampaikan Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath KHM. Fajar Laksana pada pembukaan Silat Day Al-Fath di Ponpes Dzikir Al-Fath, Sabtu (28/11/2021). Para pendekar pencak silat yang menjadi peserta Silat Day Al-Fath dari berbagai daerah sepakat mendukung bentuk tindakan aparat kepolisian dalam memberantas geng motor.

“Warga menjadi resah akibat ulah geng motor. Sebaiknya kepolisian bertindak tegas terhadap geng motor, bahkan langsung saja bubarkan organisasinya. Kami siap mendukung pemberantasan geng motor,” kata Fajar.

Silat Day Al-Fath diisi dengan sarasehan pencak silat silih wawangi dan pagelaran pencak silat dari berbagai paguron dan aliran silat. Para pesertanya berasal dari sekitar 60 perguruan silat dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi. Pada kesempatan itu, wali kota menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Al-Fath yang sukses menggelar Silat Day Al-Fath.

“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi kami bangga terhadap Ponpes Dzikir Al-Fath yang menggelar kegiatan Silat Day Al-Fath ini. Kegiatan ini tentunya akan lebih menyemarakkan  dan samakin mengenalkan pencak silat di Kota Sukabumi sampai ke daerah lain,” kata Fahmi. 

Pencak silat, ujar dia, tidak bisa lepas dari kiprah dan peran para tokoh agama dalam membangun dan membina masyarakat. Rata-rata tokoh silat juga ahli agama. Jika pencak silat berkembang tentunya nilai-nilai keagamaan pun tumbuh dengan sumbur. 

Wali kota juga mengapresiasi para pendekar silat yang siap membantu pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah dengan kesiapan membantu penanganan geng motor. (*)