Bappeda Kumpulkan Para Perencana Muda untuk Membangun Sukabumi

oleh -
Penyelenggaraan SYPC oleh Bappeda Kota Sukabumi yang bekerja sama dengan SCH bertujuan untuk melibatkan para pemuda dalam perencanaan pembangunan daerah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Sukabumi menggelar Sukabumi Youth Planner Conference (SYPC) atau konferensi perencana muda Sukabumi yang melibatkan para pemuda dari berbagai kalangan. Pada kegiatan itu, Bappeda memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mendiskusikan serta membuat perencanaan terhadap isu-isu mutakhir yang berkembang di daerah.

Kegiatan SYPC diselenggarakan di Kantor Bappeda Kota Sukabumi, Cibeureum, Jumat (26/11/2021) dan berlangsung selama tiga hari sampai dengan Ahad (28/11/2021). Dalam penyelenggarannya, Bapeda beklerja sama dengan Sukabumi Creative Hub (SCH).

Plt Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah menjelaskan, SYPC merupakan kegiatan rutin tahunan yang tahun ini merupakan yang ketiga kalinya.  

Jumlah peserta SYPC dibatasi yang diseleksi dari perwakilan unsur pemuda. Para peserta diberi keleluasaan untuk menyampaikan kebutuhan atas nama generasi muda untuk dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan.

“SYPC merupakan musyawarah perencanaan pembangunan atau musrenbang kekhususan pemuda. Dari kegiatan ini kami menjaring aspirasi masyarakat yang dituangkan dalam dokumen musrenbang kekhususan pemuda dan difabel,” tutur Reni.

Pemerintah, lanjut dia, terus mendorong peran pemuda dalam pembangunan karena pemuda merupakan kelompok dominan di tengah masyarakat. Salah satu indikator kinerja pembangunan adalah indeks pembangunan pemuda.

Ketua Komite Akselerasi dan Penataan Potensi Ekonomi Kreatif Kota Sukabumi Rendy Irlian Kamase menerangkan, SYPC tahun 2021 mengangkat isu sektor teknologi informasi digital yang dikaitkan dengan perkembangannya pada masa pandemi Covid-19. Temanya  “SYPC 2021 yaitu Digital Innovation for Better Sukabumi”.  

“Pada kegiatan ini para pemuda dilibatkan dalam pembahasan produktif untuk memecahkan berbagai permasalahan di Kota Sukabumi,” kata Rendy. (*)