Hindari Kredit Macet, BPR Kota Sukabumi Hentikan Sementara Kredit UKM

oleh -
Direktur Perumda BPR Kota Sukabumi, Yudi Permadi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Guna mencegah kredit macet atau bermasalah, manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Sukabumi untuk sementara menghentikan aliran kredit untuk kalangan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Di tengah wabah Covid-19, UKM menghadapi berbagai kesulitan dalam memutar roda usahanya. Kondisi seperti ini dapat memicu nasabah dari kalangan pelaku UKM meningkatkan persentase NPL (Non-Performing Loan) atau kredit macet di BPR milik Pemkot Sukabumi tersebut.

Hal itu dikatakan Direktur Perumda BPR Kota Sukabumi, Yudi Permadi ketika diwawancara seputar kebijakan kredit yang dijalankan BPR Kota Sukabumi di kantornya, Senin (22/11/2021).  

“Sementara waktu sambil menunggu perkembangan wabah Covid-19, penyaluran kredit untuk pelaku UKM dihentikan. Kebijakan ini merupakan dampak dari wabah Covid-19,” kata Yudi.

Masih terkait dengan kebijakan di tengah wabah Covid-19, BPR Kota Sukabumi memberikan relaksasi dan restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak Covid-19 yang bentuknya perpanjangan masa kredit dan pengurangan nilai bunga.

Dihitung-hitung, jumlah nasabah dari kalangan UKM yang dapat menikmati kebijakan tersebut sebanyak 100 orang dengan total kredit kira-kira Rp1 miliar. Seluruhnya terdapat 500 debitur UKM, tapi yang paling berat terdampak wabah Covid-19 sebanyak 100 UKM.

“Kebijakan restrukturisasi kredit ini sesuai dengan aturan dari Otoritas Jasa Keuangan. Aturan ini telah kami jalankan,” tuturnya. (*)