Puluhan Guru Ngaji Ikuti Bimbingan Munaqosah

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (kanan) bersama Ketua Timnas PMPAI KH. Mustafa Kamal dalam pembukaan bimbingan guru ngaji se-Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Sebanyak 80 guru ngaji se-Kabupaten Sukabumi mengikuti Bimbingan Munaqosah Guru  Ngaji  angkatan ke-10 yang dilaksanakan di Gedung KH. Zainal Arifin Al-Ummah Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Dalam kegiatan itu, mereka harus mengikuti serangkaian bimbingan dan ujian untuk menjadi guru ngaji yang tangguh.

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Iyos Somantri usai membuka acara menyambut baik dan mengaku gembira dengan adanya kegiatan tersebut. Menurut Iyos bimbingan tersebut sangat relevan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang salah satunya akan menciptakan suasana religius dan sejahtera lahir batin.

“Penataran para guru ngaji tentu berdampak positif bagi para murid dalam memahami Al-Quran. Kami berharap nantinya para guru ngaji menjadi unggul dan berjiwa qurani sehingga lebih terarah dalam memberikan pelajaran kepada para muridnya,” kata wabup dalam arahan saat membuka bimbingan guru ngaji, Jumat, 19 November 2021.

Bimbingan bertujuan untuk menciptakan para guru ngaji yang mumpuni dalam membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Nantinya mereka diharapkan menjadi guru ngaji yang kompeten dalam menerapkan ilmu dan kemampuannya kepada para muridnya.

Iyos menambahkan dengan mengikuti bimbingan tersebut kemampuan  seorang guru nagji akan terevaluasi secara baik. “Penataran  ini dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran para guru ngaji. Seorang guru ngaji harus memiliki kompetensi dalam mengajar Al-Quran dengan baik dan benar atau tahsin dan sesuai ketentuan syariah,” jelas Wabup.

Sementara itu Ketua Timnas Penjaminan Mutu Pendidikan Al-Quran Indonesia (PMPAI) KH. Mustafa Kamal menjelaskan bimbingan tersebut merupakan bagian dari program mencetak 10 ribu guru ngaji yang tersebar di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Penataran bertujuan untuk menguji kemampuan para guru ngaji dalam membaca ayat-ayat Al-Quran (munaqosah) ini merupakan gelombang ke-10 yang diadakan oleh PMPAI.

Dalam munaqosah tesebut 80 orang peserta yang mengikuti penataran akan dilatih kemampuannya dalam membaca Al Quran. “Nanti setelah tujuh hari, kemampuan para guru ngaji dalam membaca iqro satu sampai iqro enam akan ditinjau ulang. Jika sudah lancar, akan ditambah dengan hafalan. Baru setelah itu akan diadakan ujian,” jelas Kamal. (*)