Perubahan Tata Ruang Mencapai 36 Persen, Perda RTRW Harus Diganti

oleh -
Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Jona Arizona (kanan) menyerahkan dokumen Perda RTRW 2021-2041 kepada Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami untuk diteruskan kepada Gubernur Jabar.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Perubahan tata ruang di Kota Sukabumi mencapai sebesar 36 persen atau kurang 14 persen dari separonya. Berdasarkan ketentuan, ketika perubahan tata ruang melebihi 20 persen, Perda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) harus dicabut dan diganti dengan perda yang baru.

Hal itu dikatakan Ketua Pansus Raperda tentang RTRW DPRD Kota Sukabumi, H. Mulyono seusai penetapan Perda RTRW 2021-2041 pada rapat paripurna yang digelar Jumat (19/11/2021). Berdasarkan perubahan tata ruang yang terjadi selama 20 tahun ke depan, ujar Mulyono, Perda RTRW yang lama harus dicabut.

Perubahan terjadi karena adanya berbagai perkembangan infrastruktur seperti adanya jalan tol dan perubahan fungsi terminal lama dari jalur hijau menjadi zona ekonomi.

“Kami telah menyelesaikan pembahasan dan penyusunan Raperda RTRW 2021-2041. Rapat paripurna DPRD Kota Sukabumi telah menetapkannya menjadi Perda,” ujar politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut.

Rapat paripurna penetapan Perda RTRW itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Jona Arizona didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda. Dari eksekutif tampak hadir Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami. 

Di akhir rapat, Jona menyerahkan dokumen Perda RTRW kepada Andri untuk disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat yang selanjutnya RTRW itu mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat. (*)