Bappeda Gelar Workshop Perencanaan Strategis dan Pemecahan Masalah

oleh -
Workshop strategic planning and design thnking yang diselenggarakan Bappeda Kota Sukabumi menghadirkan narasumber Guru Besar Teknik Industri ITB, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi menggelar workshop bertema strategic planning and design thnking atau perencanaan strategis dan metode pemecahan masalah. Dalam workshop tersebut, Bappeda menghadirkan narasumber dari ITB (Institut Teknologi Bandung) yakni Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D.

Workshop dibuka oleh Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada bertempat di Hotel Balcony Sukabumi, Jumat (19/11/2021). Jumlah pesertanya 55 orang yang berasal dari kalangan kepala perangkat daerah, kepala bidang, kepala subbidang, dan para camat se-Kota Sukabumi.

Dalam arahannya, Sekda menyampaikan, perencanaan yang matang sangat diperlukan di tengah pemberlakuan refocusing anggaran. Refocusing merupakan upaya untuk merasionalisasi kegiatan yang sudah disusun karena pendapatan tidak sesuai rencana.

“Harus ada perencanaan yang matang di tengah situasi tersebut. Kami harapkan workshop strategic planning and design thinking ini menghasilkan perencanaan yang mampu mengantisipasi situasi wabah Covid-19 yang tidak menentu,” ujar Dida.

Sementara dalam ceramahnya Guru Besar Fakultas Teknik Industri Prof. Yassierly menjelaskan, design thinking merupakan metode atau pendekatan yang digunakan untuk pemecahan masalah secara praktis dan kreatif dengan fokus utama pada users atau pengguna.

Kemampuan strategic planning & design thinking, ujar dia,  harus dimiliki oleh seluruh ASN di Pemkot Sukabumi agar Pemkot Sukabumi bisa mengatasi situasi yang sangat tidak menentu dengan sebuah solusi yang tepat.

Perumusan solusi harus ditopang dengan kemampuan melihat masalah secara big picture, lanjutnya. Menurut Yassierly, seluruh SKPD harus saling berkolaborasi dan fokus pada 20 persen aktivitas yang strategis dan memberikan impact yang lebih besar bagi stakeholders, selebihnya sebanyak 80 persen didelegasikan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat antusias, baik selama sesi tanya jawab, maupun ketika menyampaikan kontribusi ide.

Plt Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah menjelaskan, workshop yang digelarnya merupakan peningkatan kapasitas aparatur Pemkot Sukabumi sebagai persiapan kick of meeting perencaan pembangunan daerah tahun 2023. Kick of meeting istilah lain dari pertemuan perdana. (*)