Empat Jabatan Eselon II yang Kosong Mulai Dilelang

oleh -
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Pemkot Sukabumi melalui Panitia Seleksi (Pansel) dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi membuka seleksi terbuka (selter) atau open bidding untuk empat pejabat tinggi pratama atau eselon II yang kosong.

Izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk selter tersebut telah turun. Pansel langsung membuka pendaftaran terhitung Jumat, 19 November 2021 hari ini sampai dengan 1 Desember 2021.

“Secara resmi kami telah mengumumkan melalui website milik Pemkot Sukabumi pendaftaran seleksi terbuka. Kami siap melaksanakan tahapan-tahapan seleksi terbuka tersebut,” kata Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (19/11/2021).

Empat Jabatan Eselon II yang dilelang terdiri dari Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Diskominfo, dan Kepala Bappeda. Semua jabatan tersebut selama ini dipegang dan dijalankan oleh pelaksana tugas. Pendaftaran diumumkan pada link portal.sukabumikota.go.id.

“Dalam seleksi terbuka tersebut, BKPSM sendiri hanya selaku kesekretariatan. Pansel diketuai oleh Pak Sekda dengan empat anggota dari eksternal pemerintah daerah,” ujar dia.

Harapan kepala daerah, lanjut Asep, pada akhir Desember 2021 semua jabatan di eselon II di lingkungan Pemkot Sukabumi sudah terisi. Jadi Pansel menargetkan tahapan selter untuk empat posisi itu bisa selesai pada 24 Desember 2021.

Para peserta selter berasal dari kalangan pejabat eselon III setingkat administrator seperti sekretaris atau kepala bagian. Jabatan administrator atau seketaris memenuhi syarat yang golongan dan kompetensi untuk ikut selter.

“Dari sisi persyaratan, seketaris dinas atau badan sudah sesuai dengan persyaratan,” ujarnya.

Berdasarkan PP Nomor 11 Tahuh 2017 tentang Manajemen PNS, selter bisa diikuti oleh PNS dari Kota maupun Kabupaten se-Jawa Barat. 

“Kami mengingatkan para peserta seleksi terbuka untuk tetap menjalankan protokol kesehatan selama tahapan-tahapan yang akan ditempuh nanti,” tutur dia. (*)