Datang ke Pendopo, Pejabat Unicef Mau Bantu Tangani Covid-19

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami ketika menerima rombongan Unicef Field Office Surabaya untuk melakukan pembahasan seputar kesiapan badan PBB tersebut dalam upaya membantu vaksinasi Covid-19 dan imunisasi untuk bayi dan balita.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Pejabat dari badan PBB untuk dana anak-anak Unicef (United Nations Children’s Fund) berkunjung ke Sukabumi untuk menemui Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami. Tujuan kunjungan itu untuk berdialog seputar pandemi Covid-19 serta menyatakan kesiapan dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 dan imunisasi bayi dan balita di Kabupaten Sukabumi.

Rombongan diterima bupati dan jajaran di Pendopo Sukabumi, Rabu (27/10/2021). Dalan kunjungan itu, Armunanto selaku Health Specialist Unicef Field Office Surabaya mengatakan, Kabupaten Sukabumi yang berada di Jawa Barat menjadi bagian dari  tanggung jawabnya. Wilayah tugas Unicef Field Office Surabaya meliputi Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY.

“Kami hadir untuk membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi serta meningkatkan cakupan imuninasi pada bayi dan balita. Semua ini untuk mengantisipasi adanya kejadian luar biasa yang baru akibat cakupan imunisasi yang rendah,” kata Armunanto.  

Unicef, lanjut dia, siap menjadi bagian dari upaya untuk melindungi masyarakat Kabupaten Sukabumi dari ancaman pandemi melalui vaksinasi dan imunisasi dasar. Tujuannya agar masyarakat dan balita di Kabupaten Sukabumi bisa terproteksi dari pandemi Covid-19 dan mencegah terulangnya gelombang pandemi. 

“Enam provinsi di Pulau Jawa kondisinya sama hubungannya dengan wabah Covid-19. Kami mengharapkan semua anak di Kabupaten Sukabumi terbebas dari Covid-19 atupun KLB. Dengan bergotong royong, semua bisa ditangani,” tuturnya.  

Di tempat yang sama Bupati Sukabumi mengatakan, selama ini dia dan jajarannya telah berupaya dalam mempercepat vaksinasi. Pemkab Sukabumi bersama unsur TNI dan Polri terus-menerus menyelenggarakan vaksinasi massal hingga vaksinasi jemput bola ke rumah warga.

“Secara geografis, Kabupaten Sukabumi memang memiliki tantangan tersendiri. Namun kami berupaya mempercepat vaksinasi. Salah satunya melalui program dokter masuk kampung dan mendatangi warga secara door to door,” terangnya.

Berbicara tentang imunisasi balita dan bayi di Kabupaten Sukabumi, ujar Marwan,  cakupan dan persentasenya sudah relatif tinggi. Dia mengakui di awal pandemi Covid-19 terjadi penurunan kegiatan imunisasi untuk anak dan balita.

“Lewat berbagai strategi yang kami lakukan, alhamdulillah imunisasi balita dan bayi terus meningkat,” kata bupati.

Dia pun bersyukur atas kedatangan Unicef. Apalagi, mereka bermaksud untuk membantu Kabupaten Sukabumi dalam percepatan vaksinasi dan imunisasi. (*)