Prestasi Syauki sebagai Juara Mobil Legends Tingkat Dunia Membuat Bangga Kota Sukabumi

oleh -
Syauki Fauzan Sumarno (tengah) saat menerima potongan tumpeng dari Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada didampingi oleh orang tuanya Sumarno.
Berkat keterampilannya bermain mobil legends, Syauki Fauzan Sumarno dapat membeli sepeda motor dengan uang sendiri dan bisa membangun rumah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Prestasi yang ditorehkan Syauki Fauzan Sumarno sebagai juara game online mobil legends professional (MPL) tingkat dunia membuat bangga warga dan Pemerintah Kota Sukabumi. Betapa tidak, Syauki telah mengangkat nama Kota Sukabumi ke pentas nasional dan internasional dalam hiruk pikuk mobil legends di jagat internet.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, H. Dida Sembada ketika menghadiri syukuran atas peraihan juara MPL tingkat dunia di rumah Syauki di Perum Nirwana Graha (PNG), Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rabu (27/10/2021).

Terakhir Syauki yang masih duduk di bangku kelas XII SMAN 1 Kota Sukabumi terpilih sebagai pemain terbaik pada liga MPL internasional di Bali. Dia baru saja pulang dari Denpasar.  

“Prestasi Syauki sebagai juara MPL tingkat nasional dan internasional harus bisa menginspirasi anak-anak muda di Kota Sukabumi. Syukuran ini harus dijadikan momen yang tepat untuk menggairahkan olahraga MPL di Kota Sukabumi. Tantangan bagi anak-anak muda agar mereka bisa berprestasi dan menghasilkan uang,” kata Dida.

Tenyata, ujar dia, game MPL menjanjikan penghasilan. Namun dalam mendalami MPL, anak-anak muda tetap harus mendapat bimbingan dari orang tua dan guru. 

“Saya mengucapkan syukur dan selamat kepada Syauki, warga asli Kota Sukabumi menjadi juara MPL dan sudah berkiprah di level nasional dan internasional,” ujar sekda. 

Dida berpesan kepada putra Sumarno tersebut agar terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Jangan sombong, ujarnya, dan terus banyak belajar serta menghormati orang yang lebih senior.  

Sementara itu Syauki  yang empunya nama landian di dunia MPL sebagai El Nino mengatakan, dirinya sudah lama mendalami game online MPL. Dia sudah kenyang mengikuti berbagai turnamen di aneka jenjang dan level. Syauki pun sukses meraih prestasi dan mendapat penghargaan serta hadiah dalam bentuk uang.

Berkat prestasinya, akhirnya dia dilirik oleh Tim Support Indonesia Alter Ego. Dia pun mendapat rezeki sebagai model iklan di beberapa perusahaan. Dari keterampilannya itu, Syauki memiliki penghasilan hingga sekitar Rp30 juta setiap bulan. Dia bisa mempunyai sepeda motor baru dan membangun rumah dari uang yang dihasilkannya.

“Semua ini berkat dukungan orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan support dan doa. Dalam turnamen terakhir di Bali, saya  bisa menyandang predikat sebagai pemain terbaik,” kata Syauki.

Selama ini dia lebih banyak tinggal di Jakarta untuk memenuhi kontrak dan berbagai aktivitas. Kepulangannya ke Kota Sukabumi disambut oleh warga PNG, teman-temannya di SMAN 1, dan para pejabat daerah termasuk Sekda Kota Sukabumi.

Saat ini Syauki sedang mempersiapkan diri  bersama Tim Alter Ego untuk mengikuti turnamen MPL tingkat Asia. “Saya berlatih dengan tim dari Malaysia dan Filipina atau seperti pertandingan persahabatan tapi serius mainnya,” ujar dia. (*)