Wali Kota Sukabumi Apresiasi Peran RT dan RW Sebagai Garda Terdepan dalam Pencapaian Vaksinasi

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi (ketiga dari kiri) pada pembukaan bimtek Administrasi RT RW di Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan Aries Setiawan

Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi menyampaikan apresiasi kepada para ketua RT dan ketua RW yang telah membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan percepatan pencapaian target vaksinasi Covid-19. Dalam hal ini, para ketua RT dan ketua RW berdiri sebagai garda terdepan. Berkat peran serta mereka, target vaksinasi dapat tercapai lebih cepat.

“Saat ini Kota Sukabumi sudah masuk dalam PPKM level 2 dalam penanganan Covid-19,” kata Fahmi saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Administrasi RT RW bagi ketua RT dan ketua RW di Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kamis (21/10/2021).

Atas nama Pemkot Sukabumi, wali kota mengucapkan terima kasih kepada para ketua RT dan ketua RW yang telah menunjukkan peran serta dan kiprahnya dalam penanganan Covid-19, termasuk program vaksinasi.

“Kami harapkan peran ketua RT dan ketua RW terus ditingkatkan dalam mengajak masyarakat untuk ikut dalam vaksinasi agar pencapaiannya terus meningkat,” ujar Fahmi. 

Jangan lupa, kata wali kota, para ketua RT dan ketua RW agar terus mengingatkan masyarakat tidak euforia karena sudah berada di level 2. Masyarakat harus tetap waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan sekalipun telah divaksin.

“Jangan pernah berhenti menjalankan protokol kesehatan karena wabah Virus Corona belum berakhir. Ajak terus warga agar ikut vaksinasi sampai dosis kedua, apalagi saat ini vaksinasi sudah berbasis wilayah. Tentunya warga diberi kemudahan untuk mengakses pelayanan vaksinasi,” kata wali kota.

Sementara itu ditemui wartawan, Lurah Gedongpanjang, Bunyamin mengatakan, persentase vaksinasi di wilayah yang dipimpinnya telah mencapai 52 persen dari target sasaran yang ditetapkan.  Dia mengakui vaksinasi berbasis wilayah memudahkan masyarakat ke tempat vaksinasi karena mereka tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi dan mengantre.

“Alhamdulillah vaksinasi berbasis wilayah berpengaruh terhadap percepatan vaksinasi khususnya di Kelurahan Gedongpanjang. Total sasaran awal yang diberikan sebanyak 4.998 warga, saat ini tersisa sebanyak 2.700 warga yang belum divaksin,” kata Bunyamin.

Terkait bintek Administrasi RT RW yang dibiayai oleh Dana Kelurahan (DK), Bunyamin mengharapkan kegiatan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan para ketua RT dan RW tentang pelayanan kepada masyarakat. (*)