Artis Hijrah Berbagi Hikmah Muludan di Lapas Wanita Sukamiskin Bandung

oleh -
Ketua BJI Preswil Jawa Barat, Budhy Lesmana menyampaikan ceramah tentang bahaya riba dan utang di depan warga binaan Lapas Wanita Sukamiskin Bandung pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Rombongan artis hijrah yang hadir pada acara Muludan di  Lapas Wanita Kelas IIA Sukamiskin Bandung.

Wartawan Budi ‘Baron’ Hermawan

Editor Wawan AS

Kelompok Artis Hijarh dari Jakarta dan Bandung memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1443 Hijriyah di Lapas Wanita Sukamiskin, Bandung, Selasa (19/10/2021). Pada kegiatan itu para artis hijrah berbagi hikmah dan kebahagiaan melalui lantunan shalawat nabi dalam kegiatan hari keagamaan yang populer disebut Muludan tersebut.

Rombongan para artis itu diterima dengan hangat oleh Kepala Lapas Wanita Kelas IIA Sukamiskin Bandung, Prihartati, S.Sos, M.Si. beserta jajaran. Di antara para artis itu tampak hadir Dik Doank sebagai motornya, Agus Idwar, Andhika (eks. band Peterpan), Irwan (band Stinky), Opick (pelantun lagu religi), Conie Dio (penyanyi senior), dan rombongan sekitar 20 orang,

Pada kegiatan sosial keagamaan itu juga hadir Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara/Bang Japar Indonesia (BJI) Preswil Jabar, Budhy Lesmana. Kehadiran Budhy yang sehari-hari aktif sebagai pemimpin umum portal berita pelitasukabumi.com membawa misi untuk ceramah bertema keutamaan hidup tanpa riba dan utang sebagai ancaman bagi hidup manusia.

Semua artis tampil ke depan untuk bernyanyi bersama dan menghibur warga binaan. Bagi Kalapas Prihartati, acara Muludan itu memiliki arti tersendiri karena hari penyelenggaraannya bertepatan dengan hari ulang tahun tanggal kelahirannya. Secara khusus, Prihartati menerima ucapan selamat ulang tahun dari para artis hijrah dan warga binaan.

Semua warga binaan Lapas yang beragama Islam sangat antusias dan bergembira menghadiri acara Muludan tersebut. Dua orang penghuni Lapas Wanita Sukamiskin yang terbelit kasus narkoba,  Wulan dan Sandra kompak mengatakan, mereka sangat terhibur dan mendapatkan makna Maulid Nabi dari kegiatan tersebut.

Wulan merupakan warga binaan asli dari Bogor limpahan dari Lapas Paledang Bogor. Dia masuk Lapas Wanita Sukamiskin pada 2016 dan akan menjalani pembebasan 1 bulan lagi. Sementara Sandra warga Bandung menjadi warga binaan Lapas Sukamiskin dari tahun 2020.

“Dari kurang lebih 1.800 warga binaan Lapas Wanita Kelas IIA Sukamiakin ada 2 orang yang menjalani hukuman seumur hidup. Tadinya tiga orang, tapi satu orang lagi dipindahkan ke Lapas Malang,” kata Prihartati.

Bagi warga binaan, ujar dia, khususnya mereka yang menjalani hukuman seumur hidup, kegiatan keagamaan sangat penting untuk meningkatkan ketahanan mental mereka.   

Pada kesempatan itu, Dik Doang yang biasanya di layar televisi tampil menghibur dan inspiratif mengatakan,  banyak pelajaran yang didapat dari masa lalu sehingga jangan sampai terulang di kemudian hari. Dia mengajak warga binaan untuk terus menjaga semangat dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Semesta.  

Sementara Agus Idwar dalam ceramahnya menjelaskan, bahagia itu datangnya dari dalam hati. Artis yang pernah memerankan ustadz pada sinetron Kimat Sudah Dekat arahan artis senior Deddy Mizwar itu mengatakan pentingnya menjaga hati untuk melahirkan kebahagiaan.

Adapun ceramah Maulid Nabi disampaikan oleh Ustadz Deden yang mengupas sejarah perjuangan Nabi Muhammad dari lahir, masa-masa awal menyebarkan Islam, menegakkan syariat Islam, perjuangan mental dan fisik, hingga wafat. Satu keteladanan yang dapat diambil hikmahnya dari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW yaitu kesabaran dalam menghadapi ujian.

Kegiatan Muludan di Lapas Wanita Sukamiskin itu bersamaan dengan hari kebebasan dua warga binaan. (*)