Diskominfo Luruskan Berita Bohong yang Menyebar di Masyarakat

oleh -
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Dinas Komunikasi dan Informatika (Komifo) Kota Sukabumi terus menghadapi dan meluruskan berita hoax yang beredar di masyarakat. Dalam satu pekan ke belakang, Diskominfo Kota Sukabumi menemukan 20 berita hoax yang menyebar melalui media sosial. 

“Kami menemukan sekitar 20 berita hoax yang beredar melalui WhatsApp, Facebook, Insyagram, dan media sosial lainnya. Berita bohong ini menyangkut pemerintahan dan kemasyarakatan,” kata Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi ketika dihubungi wartawan lewat telepon seluler, Selasa (19/10/2021).

Materi informasi dan berita bohong itu berisi antara lain seputar nama akun pejabat dan permintaan bantuan sosial. Yadi mengimbau masyarakat jangan mempercayai berita tersebut dan simak dengan seksama penjelasan atau pelurusan atas berita tersebut.

Namanya hoax, ujar dia, berita yang beredar itu berisi kebohongan. Karena itu Yadi mengajak masyarakat untuk mewaspadai berita hoax tersebut. Dia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih dan memilah informasi dan berita yang bersliweran di media sosial.

“Kami terbuka dan selalu siap sedia memberikan informasi seputar informasi atau berita yang diragukan kebenarannya,” tutur Yadi. (*)