Dua Pekan, Polisi Kota Membekuk 16 Tersangka Kejahatan Narkoba

oleh -
Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin (kedua dari kiri) ketika memimpin konferensi pers dalam pengungkapan kejahatan narkoba dalam dua pekan terakhir.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Dalam kurun waktu dua pekan, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan 16 tersangka dari 8 kasus kejahatan narkotika dan obat-obatan berbahaya. Dari 8 perkara itu, polisi menyita 99,93 gram sabu, 15,37 gram ganja, dan sekitar 16 ribu butir obat berbahaya jenis Tramadol dan Hexymer.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin dalam konferensi pers di Mako Polres Sukabumi Kota, Kamis (14/10/2021), mengatakan, barang bukti lain yang diamankan jajarannya berupa handphone sebanyak 16 unit, 3 kunci leter T termasuk anak kuncinya, 2 kartu ATM, dan uang tunai sebesar Rp800 ribu yang diduga merupakan hasil dari penjualan narkoba. 

Para tersangka melakukan kejahatannya di 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan lokasi terbanyak di wilayah Kecamatan Warudoyong yakni 3 perkara.

“Para tersangka menggunakan modus operandi penjualan narkoba secara langsung, saling menempelkan tangan dan transaksi secara transfer. Jual beli narkoba tersebut di bawah arahan dari para pengedar narkoba,” kata Zainal.

Kepada para tersangka kejahatan narkotika, polisi mengenakan pasal pelanggaran terhadap UU Nomor 35 Tahun tentang Narkotika nomor 35 Tahun 2009 yaitu pasal 101 ayat 1, pasal 112 ayat 2, dan pasal 114 ayat 2.

“Ancaman penjara untuk para tersangka maksimal 12 tahun sampai dengan seumur hidup,” ujarnya.

Sedangkan untuk tersangka obat-obatan berbahaya, polisi memberlakukan UU tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

Saat ini kejahatan narkotika, zat psikotropika, dan obat-obatan berbahaya masih menjadi kerawanan tertinggi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Untuk itu Kapolres mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi jika menemukan pelaku transaksi narkoba. (*)