Komitmen Selamatkan Lingkungan, Pocari Sweat Luncurkan Bank Sampah Sehati

oleh -
Peresmian Bank Sampah Sehati dari program Ecovillage Otsuka oleh para petinggi PT Amerta Indah Otsuka dan unsur pemerintahan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap kebersihan dan keselamatan lingkungan.

Wartawan Erwan Reno Rusmawan

Editor Wawan AS

PT Amerta Indah Otsuka (AIO) meresmikan Bank Sampah Sehati (Sejahtera Sehat Abadi) bertempat di pabrik produsen minuman suplemen Pocari Sweat itu di Kampung Benteng RT 07 RW 04 Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/10/2021). Keberadaan Bank Sampah Sehati itu dalam rangka mendukung program Ecovillage Otsuka yang diinisiasi PT AIO.

Peresmian bank sampah tersebut dihadiri para petinggi PT AIO, pemerintahan, tokoh masyarakat, dan pemerhati lingkungan. Salah satu daya tarik dari acara tersebut adalah kehadiran aktivis lingkungan Nadine Alexandra yang pernah menjadi Putri Indonesia tahun 2010. Semua hadirin menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat dan sudah divaksin lengkap.

Yang menarik, pada kegiatan itu penyelenggara menggelar interaktif dengan narasumber Direktur PT AIO Sudarmadi Widodo, Ketua RT 07 Kampung Benteng Matin Nudin, dan Nadine Alexandra. Dalam dialog itu, ketiga narasumber menjelaskan pengalaman pribadi terkait kebersihan lingkungan dan seputar program Ecovillage Otsuka.

Di antara hadirin tampak hadir Preskom PT AIO Roy Sparingga, Camat Cicurug Ading Ismail, Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Tana Indra Permana, unsur Muspika Cicurug, dan pemerintahan desa.

Dalam sambutannya, Roy Sparingga mengatakan, sampah merupakan masalah bersama, nasional dan global yang terkait dengan urusan polusi, kesehatan, dan ekonomi. Dalam rangka mengatasi masalah itu, PT AIO menggulirkan program Ecovillage Otsuka yang salah satu bentuknya Bank Sampah Sehati.

“Melalui program ini, kami melakukan pendampingan dan edukasi. Kami harapkan ke depannya, bank sampah dikelola secara mandiri dan profesional. Mudah-mudahan kehadiran bank sampah ini dapat mengurangi beban sumber daya alam yang semakin berat,” kata Roy.

Ecovillage Otsuka, ujar dia, diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Program ini difokuskan pada pengelolaan sampah terpadu. Sebagai salah satu pilar dari kegiatan CSR, Otsuka Ecovillage dilaksanakan bersama komunitas-komuintas yang berdekatan dengan lokasi operasional perusahaan.

Kehadiran Bank Sampah Sehati disambut dengan hangat oleh Camat Cicurug. Ketika menyampaikan sambutan, Ading menyatakan, saat ini Kecamatan Cicurug menghadapi dua masalah besar yaitu banjir dan sampah. Untuk masalah kemacetan akan selesai dengan sedirinya ketika jalan tol selesai dibangun.

“Karena itu kami mengapresiasi kepedulian PT Amerta Indah Otsuka terhadap masalah sampah. Kami imbau masayarakat ikut serta dalam program ini,” ujar Camat Cicurug.

Narasumber pada dialog interaktif peresmian Bank Sampah Sehati dari kiri ke kanan Ketua RT 07 Kampung Benteng Desa Kutajaya Matin Nudin, pemerhati lingkungan Nadine Alexadra, dan Direktur PT AIO Sudarmadi Widodo.

Sementara Direktur PT AIO Sudarmadi Widodo yang menjadi narasumber dalam dialog interaktif mengatakan, cikal bakal bank sampah telah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Warga sekitar menyambut kehadiran bank sampah dengan antuasias. Bahkan ada warga yang sudah memiliki tabungan sebesar Rp210 ribu sejak 1 Oktober 2021.

“Ini baru mulai dan seterusnya kami harus meyakinkan orang lain agar ikut serta di dalam program pengeloaan sampah. Kami membangun infrastruktur yang memadai dan cukup megah untuk membentuk imej bahwa sampah itu bukan sesuatu yang kotor, melainkan bisa menjadi uang,” kata Widodo.

Program ini penting untuk membina kepedulian masyarakat atas kebersihan lingkungan dengan memilah sampah organik serta sampah non-organik. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam proses pemilahan sampah tersebut. Setelah dipilah, sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

Peresmian bank sampah dilakukan dengan pembukaan selubung green house yang berisi aneka tanaman yang diberi pupuk kompos dari pengolahan sampah. Pembukaan selubung oleh para petinggai PT AIO dan pejabat pemerintah.

Pada persemian bank sampah itu, PT AIO juga mengumumkan para juara lomba pembuatan mural dengan peserta dari warga Desa Kutajaya. Mural tersebut dibuat pada dinding tembok di sekitar pabrik Pocari Sweat.  

Sebelumnya program Ecovillage Otsuka bersama warga membuat sekitar 1.000 lubang biopori untuk mengurangi timbunan sampah organik, menambah resapan air hujan, dan penghasil kompos yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian. (*)