Dari Warungkiara, Kapolri Tegaskan, Pesantren Pembentuk SDM Unggul

oleh -
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan gunting pita sebagai tanda peresmian Gedung Asrama Al-Azhar di Ponpes Assalam Warungkiara.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pondok pesantren merupakan lembaga  pembentuk SDM unggul untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing global. Dari pesantrenlah akan lahir SDM-SDM yang siap menjadi pelaku pembangunan di masa yang akan datang.

Pernyataan Kapolri itu disampaikan pada peresmian Asrama Al-Azhar di Pondok Pesantren Assalam Putri di Desa Sukaharja Kecamatan Warungkiara, Kabupten Sukabumi, Senin (13/9/2021). Pada kegiatan itu, Jenderal Sigit menandatangani prasasti Asrama Al-Azahar.

“Inilah yang sedang disiapkan Ponpes Assalam yaitu membentuk masyarakat yang cinta tanah air, berbudi luhur, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas,” ujar Kapolri.

Upaya-upaya tersebut, ujar dia, merupakan langkah untuk membentuk SDM unggul di masa depan, ujarnya.

Pada peresmian itu, Kapolri didampingi para pejabat daerah antara lain Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri, Kapolres Sukabumi AKBP Dody Darmawansyah, dan Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri.

Pada kesempatan itu Jenderal Sigit juga menyaksikan vaksinasi massal di pondok pesantren modern tersebut. Dia mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan mensukseskan program vaksinasi nasional.

“Jangan lupa melaksanakan 3M atau menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker serta 3T yaitu tracing, testing, treatment. Tujuannya untuk mencegah dan mengendalikan penularan Covid-19,” ujar Kapolri.

Gedung yang diresmikan Kapolri berupa bangunan tiga lantai sebagai tempat tinggal santri. Gedung tersebut memiliki 30 kamar yang bisa diisi oleh 540 santri.

Pimpinan Ponpes Modern Assalam KH. Encep Hadiana memohon doa semua pihak untuk keberlangsungan lembaga yang dipimpinnya. Dia menginginkan Ponpes Assalam bisa melahirkan dan membentuk generasi handal, kuat, dan mampu memajukan bangsa. 

“Dengan lahirnya generasi yang handal, kuat, dan mampu bersaing, negara kita dapat semakin bermartabat dan berkiprah di kancah dunia,” kata Encep. (*)