Plt Kepala Disdikbud Kota Sukabumi Pastikan PTM Mulai Pekan Depan

oleh -
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, H. Cecep Mansyur.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan Aries Setiawan

Seiring dengan menurunnya level risiko penyebaran Covid-19 dari PPKM level 4 menjadi level 3, Kota Sukabumi Sukabumi sedang bersiap-siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Untuk itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi sudah melakukan verifikasi kesiapan PTM ke sekolah-sekolah PAUD/TK, SD, dan SMP.

“Kami sudah melaksanakan verifikasi ke sekolah-sekolah. Hasilnya telah dilaporkan ke Satgas Covid-19 Kota Sukabumi. Sambil menunggu persetujuan dari Satgas Covid-19, kami pastikan PTM dapat dilaksanakan pekan depan,” kata Plt Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, H. Cecep Mansyur ketika dihubungi lewat telepon seluler, Ahad (12/9/2021).

Tentu saja, ujar Cecep, Satgas akan membuat keputusan atau memberikan rekomendasi berdasarkan hasil verifikasi yang dilaksanakan secara objektif oleh tim dari Disdikbud. Sementara hasil verifikasi membuat Disdikbud optimis PTM dapat segera dilaksanakan.  

“Kami sedang menunggu  jawaban dari Satgas Covid-19 atas permohonan izin PTM terbatas yang telah kami ajukan berdasarkan hasil dari verifikasi ke lapangan,” kata Cecep. 

Dalam proses verifikasi memang belum semua sekolah didatangi oleh tim. Verifikasi dilakukan secara bertahap untuk 120 SD dan SMP. Sekolah-sekolah yang telah diverifikasi, ujar Cecep, dapat menyelenggarakan PTM sesuai dengan standar protokol kesehatan. 

Kepala Disdikbud optimis PTM terbatas bisa berjalan secara bertahap untuk sekolah-sekolah yang telah lulus verifikasi dan mendapat izin dari Satgas Covid-19. Mulai pekan depan sekolah-sekolah tersebut sudah dapat menyelenggarakan PTM.

“Verifikasi sudah tiga kali dilakukan ke sekolah-sekolah. Hasilnya sama yaitu sekolah-sekolah itu memenuhi syarat protokol kesehatan untuk menyelenggarakan PTM,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan PTM, siswa yang mengikutinya paling banyak 50 persen dari jumlah siswa. Mereka masuk secara bergiliran dengan sistem shift atau beda hari. Siswa yang berada di rumah tetap mengikuti pelajaran dengan sistem online.

“Masyarakat sudah merindukan PTM. Begitu juga para guru dan sekolah. Kami juga mengharapkan PTM dapat segera dilaksanakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Sukabumi,” ungkap Cecep. (*)