Toserba Yogya Ikut Percepat Vaksinasi dengan Memvaksin 1.000 Warga Kota Sukabumi

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi berdialog dengan peserta vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Toserba Yogya bersama Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Toserba Yogya menggelar vaksinasi Covid-19 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Kamis (9/9/2021). Pada kegiatan itu penyelenggara memberikan vaksin kepada sekitar 1.000 warga Kota Sukabumi yang berasal dari berbagai kecamatan.

Vaksinasi diselenggarakan di Toserba Yogya, Jalan RE Martadinata Kota Sukabumi. Di tempat kegiatan tampak hadir Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi didampingi   Manager Toserba Yogya Sukabumi, Alexander Ardi. Kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi Toserba Yogya untuk mempercepat target vaksinasi di Kota Sukabumi.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Sukabumi menyampaikan, selama ini Pemkot Sukabumi terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Corona. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Sukabumi bekerja sama dengan Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607, dan beberapa perusahaan.

“Kami berpesan kepada warga yang telah divaksin supaya tetap menjaga protokol kesehatan. Jangan mengabaikan protokol kesehatan agar kasus Covid-19 dapat terus berkurang,” kata Fahmi.

Vaksinasi, ujar wali kota, tidaklah membuat seseorang bisa kebal terhadap paparan Covid-19. Kegunaan vaksinasi adalah membentuk imunitas agar sistem pertahanan tubuh mengenali Virus Corona sehingga dapat mencegah risiko yang tinggi jika terserang penyakit ini.  

“Karena itu semua warga yang telah divaksin harus tetap memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak ketika berada di luar rumah,” tuturnya.  

Sementara Alexander Ardi menjelaskan, kegiatan yang digelarnya merupakan  bentuk pengabdian korporasi dalam rangka membantu percepatan vaksinasi untuk warga Kota Sukabumi.

Pelaksanaan vaksinasi dibagi ke dalam 5 sesi di mana setiap sesi terdiri dari 200 orang peserta. Ardi mengharapkan melalui vaksinasi, aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal. (*)