Kunci Sukses Terminal Tipe A Sukabumi Bebas dari Status Kluster Penyebaran Virus Corona

oleh -
Warga yang akan memasuki areal Terminal Tipe A Sukabumi harus menempuh prosedur protokol kesehatan antara lain menandatangani hasil tes Covid-19 dan menunjukkan kartu vaksinasi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan Aries Setiawan

Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Sukabumi selalu konsisten dalam menerapkan aturan protokol  kesehatan (prokes) secara ketat. Sejak adanya wabah Covid-19,  seluruh jajaran Terminal Tipe A Sukabumi saling menguatkan dan menjaga prokes sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah. Karena itu Termninal Tipe Sukabumi belum pernah menjadi kluster penularan Covid-19.

“Kami melaksanakan semua prosedur yang ditetapkan pemerintah terkait aturan protokol kesehatan. Ketentuan ini diberlakukan bagi jajaran pengelola terminal, awak bus, dan para penumpang maupun calon penumpang bus yang akan meninggalkan Sukabumi,” kata Kepala Terminal Tipe A Sukabumi, Yukky Rahmat Yunus ketika dihubungi via telepon seluler, Kamis (9/9/2021).

Mekanisme dan prosedur yang dilakukan jajarannya, ujar dia, menjadikan Terminal Tipe A terbebas dari status sebagai kluster penyebaran Virus Corona. Pengelola terminal rutin melakukan pengecekan suhu tubuh bagi warga yang akan berpergian atau baru datang dari luar daerah. Selain itu, pengelola terminal mewajibkan semua calon penumpang bus mengikuti tes untuk menjamin bebas Covid-19.

“Kami juga mewajibkan semua orang yang memasuki area terminal untuk menjalani pengecekan suhu tubuh. Petugas akan mencegah orang yang suhu tubuhnya di atas normal masuk ke area terminal. Orang itu akan diarahkan untuk dites Covid-19 oleh satgas,” jelas Yukky.

Para penumpang, awak bus, dan pegawai terminal juga diwajibkan memakai masker. Mereka harus mencuci tangan dengan handsanitizer atau sabun di bawah air yang mengalir. Aturan lainnya, warga yang berada di ruang tunggu harus menjaga jarak. Mereka tidak boleh duduk di kursi yang diberi tanda X.

“Perarturan terbaru, kami menerapkan aplikasi Peduli Lindungi melalui HP Android untuk mengetahui status vaksinasi penumpang yang baru datang atau akan berangkat ke luar daerah,” kata dia. 

Prosedur lain yang dilakukan Terminal Tipe A Sukabumi adalah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di bagian dalam dan luar bus. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara rutin di beberapa titik di terminal.  

“Saat ini kami menggencarkan vaksinasi, baik untuk jajaran terminal maupun awak bus.  Dari seluruh awak bus yang beraktivitas di Terminal Tipe A sebanyak hampir 80 persen sudah mengikuti vaksinasi. Sisanya menunggu giliran atau kondisi kesehatan agar memenuhi syarat untuk divaksin,” jelas Yukky.

Dalam vaksinasi, lanjut dia, Terminal Tipe A Sukabumi mendapat dukungan fasilitasi dari BPTD (Badan Pengelola Transportasi Darat) Wilayah IX Jabar yang sering mengadakan vaksiniasi Covid-19  gratis untuk warga terminal.

Pada bagian lain Yukky mengakui selama ini ada personelnya yang pernah terpapar Covid-19. Berdasarkan penelusuran, ujar dia, klusternya bukan di terminal melainkan di  keluarga dan lingkungan tempat tinggal mereka.

“Ketika ada personel terpapar Covid-19, kami anjurkan langsung isolasi mandiri dan melakukan tracing untuk mengetahui asal muasal Virus Corona yang menyerang mereka,” tuturnya.

Rencananya pada peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2021 tanggal 15 September nanti, di Terminal Tipe A akan diselenggarakan vaksinasi massal dengan sasaran 1.000 orang. Pelaksananya Dishub Jabar dan Dishub Kota Sukabumi. Yukky mengimbau awak bus yang belum divaksin untuk mengikuti vaksinasi tersebut. (*)