RSU Jampangkulon Mendapat Sumbangan Darah dari Ponpes Al-Aman

oleh -
Persiapan pelaksanaan donor darah oleh tim dari PMI Kabupaten Sukabumi dan RSU Jampangkulon.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Rumah Sakit Umum (RSU) Provinsi Jawa Barat Jampangkulon menyelenggarakan aksi sosial berupa donor darah di Pondok Pesantren Al-Aman Cimanggu, Kamis (2/9/2021). Kegiatan tersebut melibatkan para santri Ponpes Al-Aman.  

Lokasi donor darah mengambil tempat di aula Ponpes Al-Aman di Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi yang letaknya tidak terlalu jauh dari Jampangkulon. Para santri berdatangan ke tempat donor darah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Mereka tampak bersemangat ketika mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengambilan darah. Para santri tampak ikhlas darahnya diambil untuk membantu para pasien di RSU Jampangkulon yang membutuhkan infus darah. Selama kegiatan doroh darah, penyelenggara menjalankan protokol kesehatan yang ketat. 

Jumlah santri yang mendaftarkan diri sebanyak 25 orang. Dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan bisa mendonorkan darah, sedangkan 10 orang ditunda karena tidak memenuhi syarat kesehatan. 

“Saya rela diambil darah karena ini untuk sosial dan kemanusiaan. Mudah-mudahan donor darah ini menjadi ladang ibadah bagi kami,” tutur seorang santri Al-Aman setelah mengikuti donor darah.

Kegiatan donor darah merupakan aksi rutin setiap dua pekan oleh RSU Jampangkulon. Dalam kegiatan ini, RSU Jampangkulon bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sukabumi serta organisasi, komunitas, lembaga, dan berbagai kelompok masyarakat.

“Kegiatan sosial ini memang kami lakukan secara rutin dua pekan sekali setiap hari Kamis. Tujuannya untuk memenuhi permintaan pasien yang membutuhkan darah. Selain itu juga untuk menambah stok darah,” kata Humas RSU Jampangkulon,  Lia Desty, S.Psi. saat ditemui di ruang kerjanya. 

Untuk mendatangkan para pendonor, RSU Jampangkulon bekerja sama dengan berbagai kalangan. Tim Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSU Jampangkulon berkeliling ke masyarakat untuk mencari para relawan donor darah. Pihak rumah sakit terus berupaya agar ketersediaan darah tetap aman. 

 “Kami terbuka untuk menerima donor darah dari masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk bersedia menjadi pendonor. Di tengah kondisi pandemi, ketersediaan darah terus menurun. Kami memahami jika jumlah pendonor di tengah Covid-19 terus menurun karena berbagai faktor,” tutur Lia.

Tim BDRS RSU Jampangkulon terus mengetuk hati masyarakat. Warga yang dalam kondisi sehat, ujar Lia, tidak usah sungkan dan ragu untuk mendonorkan darahnya. Karena mendonorkan darah sama dengan menyelamatkan orang. (*)