Yon Armed dan DT Peduli Sumbangkan  Kaki Palsu untuk Santri

oleh -
Pemasangan kaki palsu kepada Santri (39) warga Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin oleh keluarga besar Yon Armed 13/Nanggala dan DT Peduli.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Kerja sama Yon Armed 13 Nanggala Kostrad yang bermarkas di Cikembar Sukabumi dengan Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi dapat melahirkan kebahagiaan bagi Santri (39). Yon Armed 13 dan DT Peduli memberikan bantuan sosial berupa kaki palsu kepada Santri yang mengalami invalid karena kecelakaan lalu lintas.

Pemberian kaki palsu itu dilaksanakan di rumah Santri di Kampung Cikembang RT 04 RW 02, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Selasa (31/8/2021). Baik pemberi maupun penerima sama-sama bahagia saat serah terima kaki palsu tersebut.

“Kegiatan pemberian kaki palsu ini merupakan implementasi delapan wajib TNI yaitu TNI harus menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” kata Komandan Yon Armed 13 Nanggala Kostrad, Letkol Arm Wahyu Hidayat, S.Sos. setelah pemberian kaki palsu untuk Santri.

Bahwa TNI, ujar dia, harus menjadi bagian dari solusi dalam menyelesaikan masalah yang terjadi di masyarakat. Dia merasa bahagia bersama DT Peduli Sukabumi dapat memberikan kaki palsu kepada warga yang membutuhkan.

“Kita tahu DT Peduli merupakan lembaga yang bergerak di bidang kemanusian. Banyak aksi sosial DT Peduli yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Letkol Wahyu.  

Danyon Armed 13 mengharapkan bantuan tersebut dapat menjadi motivasi dan pendorong semangat bagi yang bersangkutan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari agar dapat berjalan secara normal. Mudah-mudahan, ujar dia, Santri dapat kembali menafkahi keluarganya.

Sebelumnya ada beberapa program aksi sosial yang dilakukan Yon Armed 13 antara lain pembangunan infrastruktur sarana ibadah, rutilahu, dan jalan lingkungan. Selain itu ada juga donor darah, tebar hewan kurban, pembagian paket sembako dan makanan siap saji, khitanan masal, dan pembagian bantuan anak sekolah. 

Pengurus DT Peduli Sukabumi, Gin Gin menjelaskan,  pihaknya merasa senang bisa bekerja sama dengan jajaran Yon Armed 13. Pemberian kaki palsu berawal dari  pengajuan oleh Serda Aulia yang mewakili Yon Armed 13/Nanggala berserta Pemerintah Desa Caringin Wetan untuk bantuan kaki palsu bagi korban kecelakaan.

“Permohonan itu kami proses dan langsung dilakukan pengukuran. Satu minggu kemudian kaki palsu itu baru bisa dipasangkan kepada penerima manfaat. Tentu kami mengharapkan bantuan ini bisa bermanfaat besar bagi Pak Santri dalam menjalani kesehariannya,” tutur Gin Gin. (*)