SLB Negeri Kota Sukabumi Sukses Gelar Vaksinasi Pelajar Berkebutuhan Khusus

oleh -
Pemberina suntikan Vaksin Covid-19 untuk pelajar berkebutuhan khusus mulai dilaksanakan di Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan Aries Setiawan

Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Sukabumi menjadi lokus program Gebyar Vaksinasi Jabar bagi para pelajar yang diselenggarakan serentak di 12 kota dan kabupaten se-Jabar.  Dalam pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Jabar itu, SLB Negeri Kota Sukabumi suskses memberikan dosis vaksin kepada 276 pelajar berkebutuhan khusus (PBK).

Kegiatan vaksinasi itu diselenggarakan mulai pada tanggal 28 Agustus 2021 di SLB Negeri Kota Sukabumi. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Gubernur Jabar Ridwal Kamil melalui siaran virtua dan dihadiri langsung Wali Kota Sukabumi Achmad Fachmi, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Kepala Sekolah (Kepsek) SLB Negeri Kota Sukabumi, Lina Darwati, menjelaskan, peserta vaksinasi yang menjadi sasaran Program Gebyar Vaksinasi Jawa Barat adalah para pelajar yang sudah berusia 12 tahun ke atas dengan 276 orang.

Dengan dilaksanakannya vaksinasi tersebut, imunitas PBK dapat meningkat. Jika semuanya vaksinasi dapat dilaksanakan dengan baik, kata dia, pembelajaran tatap muka (PTM) yang diharapkan semua pihak bisa segera dilaksanakan di Kota Sukabumi..

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai upaya mensterilkan para pelajar agar terhindar dari potensi terkena Covid-19. Juga sebagai upaya mendukung program Pemerintah Kota Sukabumi dan Jawa Barat agar ke depannya PTM bisa kembali dilaksanakan,” ujar Lina kepada wartawan, Minggu (29/8/2021).

Menyikapi program pemberian vaksin bagi para pelajar, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyatakan, pihaknya mengharapkan Gebyar Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk seluruh lapisan masyarakat khususnya di Kota Sukabumi.

“Semoga kegiatan ini bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi di Kota Sukabumi untuk mendukung Pemprov Jabar yang mentargetkan pemberian vaksin bagi 37 juta orang,” ungkap Wali Kota. (*)