Peringatan PSI ke-20, Bupati Membuka Webinar Ekonomi Syariah dan Pelatihan Desa Mubarokah

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami ketika membuka webinar mudzakarah ekonomi syariah dan pelatihan peningkatan mutu satgas desa religius mubarokah.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Kegiatan Gebyar Muharam 1443 Hijriyah dan Milad ke-20 Penegakan Syariat Islam (PSI) di Kabupaten Sukabumi diisi dengan webinar mudzakarah atau diskusi ilmiah ekonomi syariah dan pelatihan peningkatan mutu satgas desa religius mubarokah yang dilangsungkan secara virtual. Webinar diresmikan oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami di Pendopo Sukabumi, Kamis (12/8/2021). 

Webinar tersebut diikuti ketua lembaga keagamaan tingkat Kabupaten Sukabumi, para kepala desa, dan satgas desa religius mubarokah. Dalam arahannya, bupati menyampaikan rasa syukur atas terobosan dan inovasi ekonomi syariah di tingkat desa yang bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. 

“Kegiatan ini sejalan dengan harapan Bapak Presiden RI H. Joko Widodo. Pertumbuhan ekonomi Indonesia harus berangkat dari desa. Potensi dan kemampuan yang dimiliki desa harus dioptimalkan,” kata bupati.

Sebab, ujar Marwan, Desa merupakan ujung tombak ekonomi yang dapat menggerakan potensinya secara mandiri. Ditambah, Kabupaten Sukabumi memiliki sumber daya alam  dan manusia yang melimpah.

“Pada program ini ada tujuh desa yang menjadi percontohan dan harus menjadi motor penggerak bagi yang lainnya. Semua potensi harus didukung oleh seluruh komponen dengan bergerak bersama agar rakyat bisa sejahtera,” ujar bupati.

Menurutnya, mudzakarah ekonomi syariah ini harus bisa berbagi ilmu dan pengalaman dalam memakmurkan masjid serta pengembangan ekonomi syariah. Sementara program desa religius mubarokah harus memberikan daya dongkrak yang kuat untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin.

“Tujuan kegiatan ini harus dimaksimalkan terutama oleh peserta dan didukung seluruh pengurus lembaga keagamaan,” tambahnya.

Adapun tujuh desa yang dijadikan percontohan desa religius mubarokah terdiri dari Desa Bantaragung, Kecamatan Jampangtengah; Desa Mekarjaya, Kecamatan Warungkiara; Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade; Desa Sukadamai, Kecamatan Cicantayan; Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja; Desa Pondok Kaso Landeuh, Kecamatan Parungkudan, dan Desa/Kecamatan Kadudampit.

Kepala Desa Bantaragung Mahmudin mengapreasiasi kegiatan tersebut. Dia mengharapkan  desa religius mubarokah dapat menjadi motor penggerak sama dalam membangun Kabupaten Sukabumi.

“Semoga melalui program desa religius mubarokah, semua permasalahan umat Islam bisa terselesaikan. Dari desa mubarokah, semoga berkembang menjadi Kabupaten Sukabumi mubarokah,” kata Mahmudin. (*)