Bidang Bina Marga Optimis DAK untuk Lima Proyek Jalan Tidak Terkena Refocusing

oleh -
Kondisi Jalan Tipar Gede tampak berbolong-bolong dan amburadul. Tahun ini akan menjadi jalur yang mulus dengan beton berkualitas tinggi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Jajaran Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi optimis, anggaran untuk lima paket proyek perbaikan dan peningkatan jalan tidak terkena refocusing. Dengan demikian, proyek tetap jalan dan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk kelima proyek jalan tersebut dapat segera dicairkan.

Hal itu disampaikan Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kota Sukabumi, Lutpi Alif ketika dihubungi wartawan via telepon seluler, Senin (2/8/2021). Lutpi menyakini anggaran untuk kelima paket kegiatan peningkatan jalan dan pemeliharaan berkala tersebut dalam posisi aman apabila dalam minggu ini ada kepastian dari KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) Sukabumi.

Kelima paket pekerjaan tersebut telah memasuki penandatanganan kontrak kerja sama dengan para pemenang tender. Kegiatan yang bersumber dari DAK Tahun 2021 seluruhnya menelan anggaran sebesar Rp12,8 miliar.

Lokasi kegiatan terletak di Jalan Tipar Gede, Jalan Kandungan, Jalan Karamat, Jalan Tegallega, dan Jalan Pelda Suryanta.

“Sudah tanda tangan kontrak, Insya Allah besok meeting pra kontrak. Kelima paket tersebut akan dikerjakan selama 90 hari kalender,” kata Lutpi.

Tahapan pra kontrak, ujar dia, akan  dilakukan oleh Lutpi selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) bersama para pemenang tender. Tujuannya   untuk memastikan kembali anggaran dari pemerintah pusat tidak terkena refocusing anggaran seperti tahun sebelumnya.

“Pekerjaan belum dimulai karena menunggu kepastian anggaran dari pusat. Makanya kita menunggu kabar dari Bagian Keuangan dan KPPN,” tutur dia.

Agar tidak terjadi kerugian pada para pemenang tender, Lutpi pun mengimbau kepada mereka agar tidak belanja material untuk pekerjaan. Para pemenang tender memang sejauh ini sudah melakukan survei ke lapangan. Tapi tunggu dulu, jangan ada aksi, kata Lutpi, sebelum ada kepastian dananya aman.

Tapi Lutpi tetap optimis sebab dia telah mendapat informasi valid yang menyatakan bahwa anggaran DAK dari pemerintah pusat untuk kegiatan kebinamargaan di daerah dalam posisi aman. 

“Mari kita tunggu bersama kepastiannya dari KPPN dan Bagian Keuangan,” kata Lutpi. (*)