Telepon Genggam Ketua PWI Kota Dibajak Hacker

oleh -
Ketua PWI Kota Sukabumi, M. Riri Satiri.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Ketua PWI Kota Sukabumi M. Riri Satiri mendapat cobaan berat. Telepon genggamnya dibajak hacker tidak bertanggung jawab. Akibat perbuatan pembajak, aplikasi WhatsApp milik Riri berada di bawah kendali orang lain untuk tujuan negatif dan merendahkan martabatnya.

“WhatsApp saya dihack. Laporan dari teman-teman menyebutkan, melalui nomor WA seolah-olah saya meminta bantuan uang untuk ditransfer ke nomor rekening atas nama orang yang tidak saya kenal. Jelas ini pembajakan dan penyalahgunaan nomor WA saya untuk penipuan,” kata Riri, Kamis (15/7/2021).

Kejadiannya baru disadari, ujar dia, pada Rabu (14/7/2021) petang. Riri mengimbau seluruh teman, kerabat, dan orang-orang yang memiliki korespondensi dengannya untuk tidak menanggapi permintaan apapun dari nomor WA miliknya dalam waktu dekat ini.

Permintaan uang dalam bentuk pinjaman juga diterima oleh Riri dari seluruh teman dan relasinya dengan jumlah bervariasi. Atas kejadian itu dia akan lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan telepon genggamnya.

“Asal mulanya ada seseorang melalui pesan masseger yang mengaku bekerja di salah satu perusahaan maskapai penerbangan yang akan menawarkan promo. Orang tersebut meminta kode OTP WhatsApp milik saya sebanyak 6 digit,” jelas dia.

Riri menduga dari komunikasi dengan orang yang mengaku dari maskapai penerbangan itu musibah berawal. Saat itu dia tidak begitu concern pada pemintaan OTP karena sedang suntuk membuat berita. Sehari-hari Riri bekerja di MGSTV. Setengah sadar dia mengirimkan nomor OTP tersebut.

“Jangan pernah mengirimkan nomor OTP WhatsApp kepada siapa pun. Kemungkinan permintaan OTP berkaitan dengan rencana pembajakan aplikasi,” tuturnya.  

Semoga tidak ada korban yang terlanjur mengirimkan uang kepada penipu yang menghack WA miliknya, lanjut Riri. Sebab permintaan uang itu bukan berasal darinya, melainkan perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab. (*)