Selamat dari Refocusing, Program P2RW Masuki Tahap Verifikasi Pencairan

oleh -
Salah satu kegiatan pembangunan talud yang dibiayai oleh dana P2RW yang melibatkan masyarakat.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS

Program unggulan Pemerintah Kota Sukabumi yang terbebas dari refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 yakni P2RW (Program Pemberdayaan Rukun Warga) terus digulirkan. Sampai sekarang, progres dari program untuk pembangunan wilayah itu sudah memasuki tahap verifikasi menuju pencairan dana. 

Proses verifikasi proposal P2RW ditangani oleh Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kota Sukabumi.  Sebelumnya Bagian Tapem menerima hasil verifikasi proposal P2RW dari kelurahan.

“Proposal  P2RW yang telah masuk dari setiap kelurahan saat ini sedang dalam proses verifikasi,” kata Kasubbag Administrasi Kewilayahan Bagian Tapem Setda Kota Sukabumi, Nia Vaulina saat di konfirmasi wartawan via telepon seluler, Rabu (14/7/2021).

Verifikasi oleh Bagian Tapem, ujar dia, bertujuan untuk memastikan proposal pengajuan pencairan dana sudah sesuai aturan dan tidak ada perbaikan lagi. Apabila hasil verifikasi sudah sesuai, kata Nia, bulan ini juga dana P2RW bisa dicairkan oleh pengurus RW. 

“Salah satu hal yang diverifikasi dengan cermat adalah lokasi kegiatan. Kami tidak ingin terjadi permasalahan terkait lokasi yang dijadikan kegiatan P2RW,” kata Nia.

Besaran dana P2RW tahun ini sama dengan tahun lalu yakni Rp20 juta tiap RW. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, kegiatan fisik,  maupun sarana dan prasarana atau pengadaan sesuai kesepakatan warga dan pengurus RW.

Dana hibah P2RW sebelumnya disimpan di BPKPD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah), kini diparkir di setiap kecamatan. Bagian Tapem hanya menyimpan dana untuk penghargaan bagi program P2RW terbaik.

“RW dengan tingkat partisipasi warga yang tinggi dalam penggunaan dana P2RW akan mendapat reward,” jelas dia. (*)