Jangan Ragu Ikut Vaksinasi, Dinkes Kota Sukabumi Buka Layanan KIPI

oleh -
Kepala P2P Dinkes Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati.

Wartawan Wawan Aries Setiawan

Masyarakat didorong terus untuk mengikuti vaksinasi Covod-19. Mereka tidak perlu khawatir jika menghadapi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sebagai dampak setelah mengikuti vaksinasi. Sebab Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Jawa Barat membuka layanan masyarakat melalui call center  untuk menghadapi terjadinya KIPI.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati menjelaskan, call center tersebut dioperasikan untuk mempercepat penanganan masyarakat yang mengeluhkan gejala KIPI usai vaksinasi Covid-19.

“Melalui call center yang kami operasikan, kami dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat dan melakukan penanganan KIPI yang peserta vaksinasi,” kata dr. Lulis dalam unggahan media sosial Dinkes Kota Sukabumi, Sabtu (10/7/2021).

Call center yang dimaksud berupa nomor telepon seluler yang bisa dihubungi dengan mudah oleh masyarakat. Nomor yang disaiapkan untuk menampung laporan dan keluhan KIPI tersebut adalah 0812 1840 0021.

“Jadi masyarakat yang mengalami keluhan dan gejala KIPI dapat segera menghubungi nomor tersebut,” ujar Lulis.

Melansir dari website kipi.covid19.go.id, dijelaskannya tidak semua orang yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 akan mengalami KIPI. Namun andai itu terjadi, maka hal ini merupakan suatu kewajaran yang menandakan vaksin bekerja di dalam tubuh. KIPI biasanya bersifat sementara dan akan hilang sendiri dalam beberapa hari.

Pada proses vaksinasi Covid-19 pun telah disiapkan prosedur untuk penanganan KIPI. Untuk mengetahui KIPI sejak dini, tim vaksinator mewajibkan peserta vaksinasi untuk tetap berada di tempat vaksinasi selama 30 menit.

“Jika dalam selang waktu 30 menit itu terjadi efek vaksinasi, para petugas medis akan segera melakukan penanganan,” ujar dia. (*)