Cegah Covid-19, DKP3 Imbau Warga Membeli Hewan Kurban di Lapak Terdekat

oleh -
Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner DKP3 Kota Sukabumi, drh. Riki Barata (kiri) ketika mengikuti talkshow di Radio Swara Perintis 93,1 FM.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Editor Wawan AS  

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban dari lapak terdekat. Langkah ini untuk mencegah pergerakan orang dan perjalanan jauh yang berpotensi dapat memicu penyebaran Virus Corona.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner DKP3 Kota Sukabumi, drh. Riki Barata dalam talkshow di Radio Swara Perintis 93,1 FM, Kamis (8/7/2021). Lapak yang menjual hewan kurban, kata Riki, banyak tersebar di sekitar permukiman warga sehingga mereka yang akan beribadah kurban tidak perlu mencari hewan kurban ke tempat yang jauh.  

“Imbauan ini kami sampaikan agar masyarakat tetap bisa mengurangi mobilitas untuk memenuhi syarat protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar dia.

Sedangkan kepada panitia kurban, Riki mengimbau agar mereka mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh hari supaya pelaksanaan kurban bisa berjalan baik dan lancar serta tidak melanggar prokes Covid-19.

“Di tengah pandemi ini, panitia kurban harus memegang tiga prinsip yaitu tenangkan hewan kurban, percepat proses pemotongan, serta daging kurban dibagikan langsung oleh panitia tanpa menimbulkan antrean atau kerumunan,” kata Riki.

Dalam pembagian daging hewan kurban, dia mengingatkan panitia kurban untuk mengutamakan para pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri. Sebab pasien Covid-19 membutuhkan asupan daging sapi sebagai sumber protein untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Sejauh ini, lanjut dia, meski terkendala PPKM Darurat, penjualan hewan kurban di berbagai tempat bisa berjalan dengan lancar. Riki memperkirakan, persediaan hewan kurban di Kota Sukabumi  bisa mencukupi kebutuhan masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.

“Sejak akhir bulan Juni lalu kami telah melakukan pemantauan hewan kurban ke berbagai penjual hewan kurban yang tersebar di 90 lokasi di 7 kecamatan se-Kota Sukabumi,” ujarnya. (*)