Hadapi Lonjakan Pasien, Bupati Programkan Pengadaan Alkes di Rumah Sakit

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami (kiri) mendapat penjelasan dari dari pejabat RSUD Sekarwangi terkait penanganan pasien Covid-19 yang akhir-akhir jumlahnya melonjak tajam.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melakukan kunjungan kerja ke RSUD Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungan itu, bupati mendapat laporan kondisi terkini status dan ketersediaan ruangan untuk tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19 yang terisi penuh.

Terkait kondisi tersebut, bupati pun langsung mencanangkan program pengadaan alat kesehatan (alkes) dan sarana penunjang lainnya di rumah sakit untuk menangani pasien Covid-19 yang mengalami lonjakan akhir-akhir ini. Bupati pun melihat langsung kekurangan ruangan dan alat dalam penanganan pasien Covid-19 di RSUD Sekarwangi.

“Kami akan mencermati dan mengevaluasi semuanya terutama perlengkapan dan alat-alat penunjang rumah sakit. Pemerintah daerah akan memprogramkan langkah-langkah untuk mengatasi berbagai kekurangan di tengah kondisi wabah seperti ini,” kata bupati di tengah kunjungan ke RSUD Sekarwangi, Selasa (6/7/2021).

Dalam kunjungannya, Marwan melihat ruangan-ruangan dan kesiapan alat serta menggali informasi seputar pelayanan kesehatan terhadap penderita Covid-19. Dia menyatakan akan berupaya dengan sekuat tenaga untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di rumah sakit kaitannya dengan penanganan wabah.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan diri masing-masing dan menjalankan protokol kesehatan untuk menahan laju penambahan kasus Covid-19,” ujar bupati.

Wakil Direktur RSUD Sekarwangi, dr, Cecep Sutisna, M.P.H. menjelaskan, semua ruangan untuk isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit milik Pemkab Sukabumi itu dalam keadaan penuh. Bahkan sebagian pasien Covid-19 diisolasi di IGD.

Dari 72 tempat tidur yang disiapkan untuk pasien Covid-19 semuanya terisi. Manajemen RSUD Sekarwangi akan mengupayakan penambahan ruangan untuk menampung pasien Covid-19. (*)