Rapat Dinas Bulan Juni Fokus pada Evaluasi Vaksinasi Covid-19

oleh -
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami (kedua dari kiri) bersama jajaran Muspida Kabupaten Sukabumi pada rapat dinas bulan Juni 2021.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Rapat dinas bulan Juni 2021 Pemkab Sukabumi fokus pada pembahasan dan evaluasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. Pada rapat tersebut dilakukan ekspos hasil vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi sampai dengan pertengahan bulan Juni 2021.

Jalannya rapat dipandu oleh Pj Sekda Kabupaten Sukabumi H. Barnas Adjidin dan dipimpin oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami. Rapat diselenggarakan di Aula Gedung Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi Jalan  Siliwangi Nomor 10 Palabuhanratu, Kamis (17/6/2021).

Agenda pertama dari rapat dinas bulanan tersebut adalah paparan dari Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto, S.H. yang dilanjutkan oleh Dandim 0622 Letkol Arm Suyikno, S.Sos. dan Kapolres Sukabumi yang diwakili Kabag Ops Polres Sukabumi Kompol Suwardi.

Setelah itu dilakukan ekspos evaluasi Vaksinasi Covid-19 oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Harun Alrasyid.  

Dalam arahannya, Bupati Marwan menyampaikan pentingnya koordinasi dan komunikasi secara masif dari semua elemen untuk menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan penanganan Covid-19.

“Penanganan Covid-19 harus melibatkan seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah. Semua pihak terkait harus bersinergi dan berkoordinasi untuk melakukan sosialisasi mengenai manfaat disiplin protokol kesehatan serta urgensi  program vaksinasi di masa pandemi,” kata bupati.

Vaksinasi, ujar dia, seperti sering disampaikan para ahli kesehatan dapat meningkatkan kekebalan dan kemampuan tubuh dalam melawan suatu penyakit. Selain itu vaksinasi dapat memicu respon sistem kekebalan tubuh dalam jangka panjang.

“Oleh karena itu vaksinasi memiliki peran penting untuk mendukung upaya memulihkan situasi akibat dampak pandemi. Masyarakat perlu mengetahui manfaat dan  pentingnya prokes dan vaksinasi. Di situlah peran strategis sosialisasi ke masyarakat,” ujar Marwan.

Dalam percepatan penanganan Covid-19 bupati menekankan pentingnya inovasi-inovasi program untuk mencegah penyebaran Virus Corona  di tengah masyarakat. Jadi bagaimanapun program vaksinasi harus sukses.

“Kalau pelaksanaan Vaksinasi Colvid-19 belum memenuhi target, kita bisa jemput bola terhadap warga yang terdaftar sebagai peserta vaksinasi ke rumahnya masing-masing. Pemerintah mempunyai kewajiban untuk melindungi masyarakat dari ancaman Virus Corona,” kata dia. 

Bupati juga menggarisbawahi keharusan dia bersama jajaran Pemkab Sukabumi untuk melakukan langkah-langkah guna mencegah masyarakat terserang Covid-19. Sejalan dengan itu pemda juga terus melakukan upaya untuk mencegah pelanggaran protokol kesehatan seperti tidak mamakai masker dan terbentuknya kerumunan. Penanganannya melibatkan semua unsur pemerintah sampai tingkat RT dan RW.

“Sekarang berlaku aturan setiap kegiatan yang mengakibatkan kerumunan harus dihentikan,” kata Marwan. (*)