Pemkot Sukabumi Siap Pertahankan Predikat Kota Layak Anak

oleh -
Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi (kedua dari kiri) bersama jajaran ketika mengikuti evaluasi dan verifikasi KLA yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian P3A.

Wartawan Agus Setiawan

Editor Wawan AS

Masyarakat dan Pemkot Sukabumi akan terus mempertahankan predikat Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui berbagai cara dan langkah dengan mengarahkan segala sumber daya terkait.

Dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi sebagai KLA, Pemkot Sukabumi bersama masyarakat dan para wakil rakyat membuat peraturan daerah tentang perlindungan anak serta peraturan wali kota tentang pelaksanaan dari perda tersebut.  

Hal itu dikatakan Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi ketika mengikuti verifikasi dan evaluasi KLA yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) secara virtual, Kamis (17/6/2021). Wali kota mengikuti kegiatan tersebut di Balai Kota Sukabumi.

“Kami juga telah membentuk gugus tugas KLA untuk meningkatkan kualitas pembangunan berkelanjutan ramah anak. Selain itu kami melaksanakan program-program unggulan terkait KLA,” ujar Fahmi.

Program KLA dari Kementerian P3A sempat tertunda karena adanya wabah Covid-19. Tahun ini dilanjutkan kembali. Salah satu daerah yang menjadi peserta evaluasi KLA adalah Kota Sukabumi.

Kepala Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak pada Kementerian P3A, Leny N. Rosalin mengatakan, keberhasilan  KLA diukur melalui 24 indikator yang yang mencerminkan implementasi 5 klaster substantif konvensi hak anak.

Rionciannya: klaster 1 pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, klaster 2 pemenuhan hak anak atas lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, klaster 3  pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan, klaster 4 pemenuhan hak anak atas pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan klaster 5 meliputi perlindungan khusus anak.

Pada kegiatan evaluasi itu Fahmi didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi H. Dida Sembada, Ketua TP PKK Hj. Fitri Hayati Fahmi, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sukabumi, Nuraini Komarudin. (*)